Dari hasil penyelidikan dan otopsi terhadap jenazah, Lilies meninggal setelah terjatuh dari tangga lantai dua. Kepala korban mengalami luka akibat terkena paku dan tertimpa kayu.
Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Indra Asrianto mengatakan, bahwa korban meninggal lantaran terjatuh dari tangga lantai dua rumah kosong. Indra menyatakan, adapun luka benda tajam pada kepala korban, dikarenakan saat terjatuh terkena paku pada kayu tangga yang sudah rapuh.
Berdasarkan penyelidikan, lanjut Indra, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi, melaksanakan otopsi terhadap jasad korban. "Dari rekaman kamera CCTV dan keterangan saksi-saksi, sehari sebelum kejadian tepat pukul 11.00, korban terlihat di depan rumahnya. Pukul 15.00 berdasarkan keterangan suami, ia sempat berkomunikasi dengan korban," kata Indra, Kamis (11/11).
Indra menuturkan, saat berkomunikasi, korban menyampaikan kepada suaminya akan memperbaiki atap rumah. Dan pada pukul 16.00 berdasarkan keterangan saksi yang merupakan tetangganya, terdengar suara benda jatuh dari dalam rumah kosong tersebut. Atas penyelidikan yang dilakukan, dikatakan Indra, pihaknya berkesimpulan apa yang melukai kepala korban adalah karena tertusuk paku.
"Pada kayu panjang yang terdapat paku, kami temukan bercak darah. Atas temuan ini sudah disampaikan kepada pihak keluarga," terang Indra.
Sebelumnya, sesosok mayat perempuan dengan luka lebam ditemukan di rumah kosong di Gang Irama, Jalan Tanjungpura, Kecamatan Pontianak Selatan, pada Jumat siang, (5/11).
Mayat perempuan tersebut, pertama kali ditemukan oleh seorang pemulung. Korban didapati dalam keadaan tertelungkup mengenakan pakaian tidur berwarna merah muda. Indra membenarkan tentang temuan jenazah perempuan di rumah kosong di Gang Irama, Jalan Tanjungpura. "Korban diketahui bernama Phoa Lim Gek alias Lilies. Usia 62 tahun," kata Indra.
Indra menerangkan, berdasarkan keterangan saksi bernama, Irwansyah, saat itu ia melintas di depan rumah korban untuk pergi bekerja menjaga parkir.
Tidak jauh dari rumah kosong tersebut, lanjut Indra, saksi bertemu dengan seorang pengumpul barang bekas yang menyampaikan jika ada yang mencurigakan di rumah kosong.
Indra menuturkan, mendapat informasi itu, saksi kemudian melihat kearah rumah kosong tersebut. Ternyata ada yang terlungkup seperti boneka.
"Saksi langsung mendatangi rumah kosong tersebut untuk memastikan apakah yang dilihatnya itu boneka atau manusia, setelah dilihat dari dekat ternyata seorang mayat perempuan dengan dalam posisi terlungkup," ungkap Indra.
Mengetahui yang dilihat adalah mayat, Indra menambahkan, saksi pertama langsung memberitahukan temannya, dan akhirnya temuan tersebut disampaikan ke Polsek Pontianak Selatan.
Indra menjelaskan, tim Inafis Polresta Pontianak beserta unit Jatanras telah melakukan olah tempat kejadian dan pemeriksaan kondisi jenazah. Dimana ditemukan luka lebam di wajah dan luka di kepala diduga akibat tindak kekerasan.
"Untuk jenazah saat ini sudah dibawa ke rumah sakit Anton Sujarwo untuk dilakukan visum guna penyelidikan lebih lanjut," ujar Indra.
Indra menyatakan, selain dilakukan visum, terhadap jenazah juga akan dilakukam autopsi, untuk memastikan penyebab kematian. (adg) Editor : Super_Admin