Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Harga Minyak Anjlok 15% Usai Trump Sepakati Gencatan Senjata

Uray Ronald • Rabu, 8 April 2026 | 08:37 WIB

 

Ilustrasi (IST)
Ilustrasi (IST)

PONTIANAK POST - Harga minyak dunia terjun bebas lebih dari 15% pada perdagangan Rabu (8/4) di Asia. Penurunan tajam ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump menyetujui gencatan senjata dua minggu dengan Iran.

Keputusan ini diumumkan hanya beberapa jam sebelum tenggat waktu serangan militer berakhir. Pasar merespons positif meredanya risiko konflik di jalur pasokan energi global.

Baca Juga: Gencatan Senjata Iran: Teheran Siap Buka Selat Hormuz

Harga Minyak Dunia WTI Anjlok Signifikan

Sebagaimana dilansir Investing. com, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menjadi yang paling terdampak. Harga komoditas ini merosot tajam dari level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir.

Berikut rincian pergerakan harganya:

Baca Juga: Trump Umumkan Gencatan Senjata Iran, Tunda Serangan Militer 2 Minggu

Dampak Gencatan Senjata Iran dan Selat Hormuz

Trump menyebut gencatan senjata ini sebagai "jeda dua sisi". Syarat utamanya adalah Iran harus segera membuka kembali Selat Hormuz secara aman bagi pelayaran internasional.

Poin-poin penting dari kesepakatan ini antara lain:

  1. Target Militer: AS mengeklaim tujuan utama militer mereka di kawasan tersebut sudah terpenuhi.

  2. Negosiasi Damai: Iran mengajukan proposal 10 poin sebagai dasar kesepakatan jangka panjang.

  3. Peran Mediator: Pakistan menjadi aktor kunci yang mendesak kedua pihak untuk mundur dari ambang perang.

Baca Juga: Iran Klaim Kemenangan, Sebut Telah Paksa AS Terima Rencana 10 Poin

Pentingnya Jalur Selat Hormuz bagi Pasar Global

Selat Hormuz merupakan urat nadi energi dunia. Jalur ini menangani sekitar 20% dari total aliran minyak mentah secara global setiap harinya.

Blokade yang sempat terjadi selama beberapa minggu telah mencekik pasokan dunia. Dengan dibukanya kembali jalur ini, kekhawatiran akan kelangkaan energi global pun resmi mereda.

Trump mencatat bahwa sebagian besar masalah besar telah diatasi. Jendela waktu dua minggu ini akan digunakan untuk memfinalisasi penyelesaian damai yang lebih permanen.(ron)

Editor : Uray Ronald
#selat hormuz #konflik timur tengah #harga minyak dunia #donald trump #gencatan senjata