Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Eks Sandera Israel Salahkan Netanyahu atas Kematian Tawanan di Gaza 

Miftahul Khair • Kamis, 27 Februari 2025 | 14:36 WIB
Ilustrasi pembebasan sandera.
Ilustrasi pembebasan sandera.

PONTIANK POST - Seorang sandera Israel yang telah dibebaskan menyalahkan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu atas kematian sejumlah tawanan di Jalur Gaza. 

Dalam kesaksiannya di hadapan Dewan Keamanan PBB pada Selasa malam, Noa Argamani menuduh pemerintah Israel bertanggung jawab atas kematian Shiri Bibas, kedua anaknya, serta temannya Yossi Sharabi. 

Argamani mengungkapkan bahwa perang yang dilakukan Israel telah mengubah Gaza menjadi "neraka murni" bagi semua orang di dalamnya.

Ia juga mendesak komunitas internasional serta pemerintah Israel untuk segera mengambil langkah guna membebaskan semua tawanan yang masih berada di wilayah tersebut. 

Argamani, bersama tiga sandera lainnya, dibebaskan pada Juni tahun lalu dalam operasi militer Israel di kamp pengungsi Nuseirat, Gaza tengah. Serangan itu menewaskan sedikitnya 274 orang dan melukai hampir 700 lainnya. 

Ia menjelaskan bahwa para tawanan tetap hidup selama masa penyanderaan, tetapi mengalami langsung dahsyatnya serangan udara Israel ke Gaza. 

"Suatu malam, rumah tempat kami ditahan dihancurkan oleh serangan bom. Kami terjebak di tengah kehancuran... Yossi dan aku tertimbun puing-puing. Aku tidak bisa bergerak, tidak bisa bernapas. Aku pikir itu adalah detik terakhir dalam hidupku," kenangnya. 

"Aku juga mendengar Yossi berteriak. Namun, beberapa saat kemudian, suaranya menghilang. Aku berhasil ditarik keluar dari reruntuhan dan mencoba membantu Yossi, tetapi sudah terlambat." 

Menurutnya, Sharabi masih hidup saat pertama kali ditangkap oleh Hamas pada Oktober 2023, tetapi kemudian tewas akibat serangan udara Israel, seperti halnya yang terjadi pada keluarga Bibas.

Argamani menegaskan bahwa mereka tewas tertimbun reruntuhan akibat pemboman. (mif)

Editor : Miftahul Khair
#Israel #Noa Argamani #palestina #sandera #hamas