Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pengusaha Tiongkok Tinggalkan Pasar AS, Kenaikan Tarif Impor Tak Berpengaruh pada Produksi

Hanif PP • Senin, 14 April 2025 | 11:19 WIB
TETAP BEKERJA: Pekerja memproduksi barang untuk diekspor di Provinsi Zhejiang. Pengusaha Tiongkok tidak lagi bergantung pada pelanggan AS setelah kenaikan tarif impor.
TETAP BEKERJA: Pekerja memproduksi barang untuk diekspor di Provinsi Zhejiang. Pengusaha Tiongkok tidak lagi bergantung pada pelanggan AS setelah kenaikan tarif impor.

PONTIANAK – Meski tidak ada pesanan dari Amerika Serikat (AS) karena kenaikan tarif impor barang Tiongkok hingga 145 persen, sejumlah pabrik di Provinsi Zhejiang tetap berproduksi.

“Awalnya kami sempat pesimistis,” kata Jessica Guo, salah satu kepala pabrik dekorasi Natal di Jinhua, Tiongkok seperti dilansir dari AFP. Namun, rasa pesimis ini hanya berlangsung dua hari. Sebab, mereka berpikir harus siap melalui masa sulit ini.

Ekspor Barang ke Amerika Latin

Selama ini pabrik di Zhejiang lebih banyak mengekspor ke Amerika Latin hingga Asia Tenggara. “Sebenarnya, dalam beberapa tahun terakhir, kami hampir tak lagi tergantung pada pelanggan AS,” ujarnya. Dia juga memamerkan kotak-kotak pengiriman bertuliskan Guatemala dan Chili. “Kami mulai melepaskan diri dari pasar AS, dan perlahan mencari peluang baru,” imbuhnya.

Di pusat perdagangan Yiwu juga terlihat optimistis. “Kalau perang dagang makin panas, kami harus tetap tenang,” kata kata salah satu pengeskpor boneka dan aksesoris Wang Xuxue. Dia menyebut orang Tiongkok itu pekerja keras, hemat, dan memiliki percaya diri. “Trump boleh berperang harga, tapi kami siap,” katanya.

Bebas Tarif Timbal Balik

Sementara itu di Amerika, Pemerintahan Donald Trump telah membebaskan smartphone, komputer, dan beberapa perangkat elektronik lainnya dari tarif timbal balik. Dalam hal ini termasuk pungutan sebesar 125 persen yang dikenakan pada barang dari Tiongkok.

Dilansir dari BBC, Bea Cukai dan Patroli Perbatasan AS mengatakan bahwa barang-barang tersebut akan dikecualikan dari tarif global Trump. Hal ini menandai penangguhan signifikan pertama dalam bentuk apa pun terhadap tarif Trump terhadap Tiongkok.

Langkah itu diambil setelah adanya kekhawatiran dari perusahaan teknologi AS bahwa harga gawai bisa meroket. Alasannya karena banyak di antaranya dibuat di Tiongkok. (lyn/gas)

Editor : Hanif
#ekspor #pesimis #zhejiang #tetap produksi #pabrik #amerika latin #tiongkok #Tarif impor AS #bea cukai