PONTIANAK POST - Tim Dosen Politeknik Negeri Pontianak sukses membawa nama Indonesia ke kancah internasional melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional yang bertajuk ‘Money-Savvy Gen Z: Modern Financial Literacy for Malaysian Students’ yang diselenggarakan di Politeknik Kuching Sarawak, Malaysia, Kamis (4/9/2025) lalu.
Kegiatan PKM dipimpin oleh Melati Pramudita Lestari, SE., M.Ak., CAP sebagai ketua, bersama anggota tim yakni Desty Wana, S.ST.,M.Acc, Edi Saputra, S.ST.,M.Ak, Dr. Belvi Vatria, A.Pi.,M.Si, Muhammad Ali, S.Pd.,M. EIL., Maulidiyah, dan Indra Juwita dengan peserta dari mahasiswa Politeknik Kuching Sarawak sebanyak 82 orang.
Topik literasi finansial dipilih karena relevan dengan kebutuhan mahasiswa di era digital. Berdasarkan RinggitPlus Malaysian Financial Literacy Survey (MFLS) 2023, lebih dari 53% mahasiswa di Malaysia belum memiliki anggaran keuangan yang jelas. Hal ini sejalan dengan fenomena Gen Z yang cenderung impulsif dalam belanja daring, namun juga memiliki ketertarikan besar terhadap investasi dini dan kebebasan finansial.
Dalam sesi penyampaian materi, para dosen memperkenalkan konsep dasar literasi keuangan, termasuk pengelolaan pendapatan, tabungan, investasi, hingga strategi Smart Money Split. Para mahasiswa juga mendapatkan pemahaman praktis mengenai perbedaan menabung dan berinvestasi dan pentingnya disiplin membuat anggaran keuangan yang semakin membuat para peserta anstusias selama mengikuti kegiatan.
Menurut Ketua Tim, Melati Pramudita Lestari, M.Ak., CAP, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan bagi para peserta semua, namun juga dapat membentuk pola pikir baru bagi mahasiswa, khususnya terkait pemahaman mengenai literasi finansial.
“Kami berharap mahasiswa sebagai generasi muda bisa lebih bijak dalam mengelola keuangan. literasi finansial sejak usia dini agar menjadi bekal penting bagi mereka untuk mencapai kemandirian dan stabilitas di masa depan,” ujarnya.
Selain memberikan edukasi, menurut Melati, kegiatan PKM Internasional ini juga menjadi wadah pertukaran ilmu dan budaya antara dosen Indonesia dan mahasiswa Malaysia. Kehadiran tim Politeknik Negeri Pontianak mendapat apresiasi hangat, ditandai dengan interaksi aktif mahasiswa yang antusias bertanya mengenai investasi, strategi menabung, hingga cara cerdas mengatur uang bulanan, tambahnya.
Dengan suksesnya kegiatan ini, Politeknik Negeri Pontianak kembali menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus berkontribusi pada penguatan kerjasama internasional di bidang pendidikan. (ser/pms)
Editor : Hanif