Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Konflik AS-Iran: Trump Ancam 'Pemusnahan Total' Jika Perundingan Damai Gagal

Uray Ronald • Sabtu, 11 April 2026 | 07:36 WIB
Donald Trump.
Donald Trump.

 

PONTIANAK POST – Presiden AS Donald Trump memberikan peringatan keras kepada Teheran. Ia mengancam akan melakukan "pemusnahan total" jika perundingan damai di Pakistan akhir pekan ini gagal.

Trump menyatakan kapal perang AS kini sedang dipersenjatai dengan teknologi militer tercanggih. Langkah ini diambil sebagai antisipasi jika diplomasi tidak membuahkan hasil.

"Kami memuati kapal-kapal dengan amunisi dan senjata terbaik yang pernah dibuat," tegas Trump dilansir mirror. Ia menambahkan bahwa senjata tersebut akan digunakan secara efektif jika kesepakatan buntu.

Di media sosial, Trump juga mengeluarkan ultimatum terhadap Iran. Donald Trump menyatakan bahwa satu-satunya alasan warga Iran masih hidup saat ini adalah agar mereka bisa melakukan negosiasi. Pesan tersebut diunggah melalui platform Truth Social, bertepatan dengan rencana dimulainya perundingan damai di Islamabad pada Sabtu ini.

Baca Juga: Trump Umumkan Gencatan Senjata Iran, Tunda Serangan Militer 2 Minggu

"Satu-satunya alasan orang Iran masih hidup hari ini adalah untuk bernegosiasi," kata Trump

Donald Trump menyatakan bahwa satu-satunya alasan warga Iran masih hidup saat ini adalah agar mereka bisa melakukan negosiasi. Pesan tersebut diunggah melalui platform Truth Social, bertepatan dengan rencana dimulainya perundingan damai di Islamabad pada hari Sabtu ini.

Wakil Presiden JD Vance menyatakan AS tetap membuka peluang diplomasi. Namun, ia menekankan agar Iran menunjukkan niat baik dalam negosiasi yang dimulai besok.

"Kami bersedia mengulurkan tangan, tapi jangan coba mempermainkan kami," ujar Vance mengingatkan pihak Iran.

Baca Juga: Respons Serangan Israel ke Lebanon, Selat Hormuz Ditutup Iran, Gencatan Senjata Trump di Ujung Tanduk

Saat ini, status gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran berada dalam posisi genting. Ketegangan meningkat menyusul serangan Israel terhadap Hizbullah baru-baru ini.

Selain itu, muncul perselisihan terkait cakupan wilayah perdamaian. Para pihak masih berdebat apakah Lebanon harus dimasukkan ke dalam kesepakatan gencatan senjata tersebut atau tidak.(ron)

Editor : Uray Ronald
#Konflik AS-Iran #Pemusnahan Iran #ketegangan timur tengah #donald trump #gencatan senjata