Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Gagalnya Perundingan: Iran Pasang Tarif untuk Kapal di Selat Hormuz, AS Terus Permasalahkan Nuklir

Aristono Edi Kiswantoro • Minggu, 12 April 2026 | 22:53 WIB
Selat Hormuz (ist)
Selat Hormuz (ist)

 

PONTIANAK POST - Ketegangan AS–Iran semakin tajam setelah Teheran mengusulkan langkah ekonomi kontroversial terkait Selat Hormuz.

Ketua Komisi Keamanan Nasional Iran Ebrahim Azizi menyatakan setiap kapal yang melintasi jalur tersebut harus membayar pungutan.

Ia menegaskan kebijakan itu merupakan bagian dari kepentingan nasional Iran di kawasan strategis tersebut.

Sementara itu, Amerika Serikat tetap menekankan garis merah terkait program nuklir Iran dalam perundingan.

Wakil Presiden AS J. D. Vance menyebut Washington menuntut komitmen jangka panjang Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir.

Menurutnya, tawaran kompromi telah diberikan namun tidak diterima oleh pihak Teheran.

Iran menilai posisi Amerika justru menunjukkan tekanan politik dan ekonomi yang semakin meningkat.

Situasi ini memperbesar risiko eskalasi di kawasan Timur Tengah yang sudah sensitif secara geopolitik.

Para pengamat menilai kebuntuan ini dapat berdampak langsung pada stabilitas perdagangan global. (**)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Iran AS #nuklir Iran #tarif kapal #geopolitik Timur Tengah #selat hormuz