Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Donald Trump Siap ke Pakistan, Temui Presiden Iran untuk Akhiri Konflik Global

Uray Ronald • Minggu, 19 April 2026 | 08:00 WIB
Donald Trump. (ANTARA)
Donald Trump. (ANTARA)

 

PONTIANAK POST – Tim teknis dari Amerika Serikat (AS) dan Iran dijadwalkan menggelar putaran kedua perundingan di Islamabad, Pakistan, Senin (20/4). Pertemuan krusial ini bertujuan merampungkan draf kesepakatan damai guna mengakhiri krisis energi global.

Jika kesepakatan teknis tercapai, para pemimpin negara akan hadir langsung untuk penandatanganan resmi. Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian dikabarkan segera terbang ke Pakistan bersama sejumlah kepala negara Timur Tengah.

Sumber pemerintah Pakistan mengungkapkan bahwa persiapan menyambut para pemimpin dunia sudah dimulai sejak Sabtu (18/4).

Kehadiran Trump dan Pezeshkian menjadi sinyal kuat berakhirnya ketegangan kedua negara.

"Begitu draf tercapai, Presiden Trump, Presiden Pezeshkian, dan pemimpin negara lainnya akan menuju Islamabad," ujar sumber rahasia pemerintah Pakistan dilansir Antara.

Baca Juga: Pakistan Bawa Pesan Terbaru Trump untuk Iran, Negosiasi Babak Kedua sedang Disiapkan

Kelanjutan Negosiasi AS-Iran Putaran Pertama

Perundingan ini merupakan kelanjutan dari pertemuan pertama pada 11-12 April lalu. Sejak saat itu, kedua pihak intens bertukar pesan melalui mediasi pemerintah Pakistan untuk mencapai "pemahaman maksimal."

Pada Minggu (19/4), para negosiator dari kedua negara diperkirakan sudah tiba di lokasi. Persiapan logistik dan pengamanan ketat pun telah menyelimuti ibu kota Pakistan guna menyambut delegasi internasional dan awak media.

Trump Puji Peran Pakistan sebagai Mediator

Presiden Donald Trump sendiri secara terbuka menyatakan kesediaannya untuk hadir jika kesepakatan final sudah di depan mata. Ia bahkan memuji peran aktif Pakistan dalam menjembatani konflik ini.

"Saya akan pergi ke Pakistan. Pakistan sangat luar biasa. Jika kesepakatan ditandatangani di Islamabad, saya mungkin akan datang," tutur Trump dalam keterangannya kepada pers.

Baca Juga: Meski Sudah Gagal, Pakistan Tetap Ingin Lanjut Jadi Jembatan AS-Israel dan Iran

Kehadiran para pemimpin ini diharapkan mampu menstabilkan kembali pasar energi dunia yang sempat terguncang akibat penutupan Selat Hormuz sebelumnya.

Editor : Uray Ronald
#Islamabad #Perundingan AS Iran #Masoud Pezeshkian #Kesepakatan Damai. #donald trump