Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Iran Tuntut Pembebasan Kapal Touska yang "Dibajak" Amerika

Uray Ronald • Selasa, 21 April 2026 | 16:23 WIB
Kapal Touska. (Vessel Finder)
Kapal Touska. (Vessel Finder)

 

PONTIANAK POST - Iran menuntut Amerika Serikat segera membebaskan awak kapal dagang Touska. 

Kapal ini disita AS di Teluk Oman bersama anggota keluarga awak yang turut berada di sana.

Kementerian Luar Negeri Iran merilis pernyataan resmi ini pada Selasa (21/4).

Mereka memperingatkan adanya konsekuensi serius akibat tindakan ilegal dan kriminal pihak Amerika Serikat tersebut.

Pihak Teheran mengecam keras penyitaan tersebut. Mereka menyebut aksi AS sebagai bentuk pembajakan maritim yang melanggar Piagam PBB serta prinsip hukum internasional.

Sebelumnya, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengaku menyita kapal berbendera Iran itu pada Minggu (19/4).

AS menuduh kapal Touska berusaha menembus blokade mereka di kawasan Teluk Oman.

Juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaghari, menegaskan pihaknya akan mengambil langkah tegas.

Baca Juga: Iran Balas Serang Kapal AS dengan Drone Usai Penyitaan Kapal TOUSKA

Iran saat ini fokus memastikan keselamatan seluruh awak kapal yang dibajak tersebut.

"Kami akan mengambil tindakan yang diperlukan terhadap pasukan AS," ujar Zolfaghari pada Senin (20/4) dilansir Antara

Langkah ini diambil setelah proses verifikasi kondisi awak selesai dilakukan.

Situasi di kawasan ini memanas sejak serangan AS dan Israel ke Teheran pada akhir Februari lalu.

Serangan tersebut mengakibatkan kerusakan fasilitas dan jatuhnya korban jiwa warga sipil.

Baca Juga: AS Cegat dan Tembak Kapal Kargo Iran di Teluk Oman

Padahal, kedua negara sempat mengumumkan gencatan senjata dua pekan pada 7 April. Namun, negosiasi lanjutan di Islamabad berakhir buntu tanpa membuahkan hasil kesepakatan.

Kini, AS memperketat tekanan dengan memblokade pelabuhan-pelabuhan utama Iran.

Sementara itu, para mediator internasional masih berupaya mengatur jadwal perundingan putaran berikutnya untuk meredam konflik.(*)

Editor : Uray Ronald
#Teluk Oman #Kapal TOUSKA #Iran vs AS #Pembajakan Maritim #CENTCOM.