PONTIANAK POST – Juru bicara Kementerian Pertahanan Iran menyatakan sebagian besar kemampuan rudal Iran belum digunakan dalam perang melawan Amerika Serikat.
Pernyataan ini dirilis oleh kantor berita Tasnim pada Sabtu (25/4) dilansir Anadolu.
Jenderal Reza Talaei-Nik menyebutkan bahwa porsi signifikan dari aset strategis mereka masih tersimpan rapat.
Menurutnya, kekuatan militer Iran sejauh ini baru menunjukkan sebagian kecil dari total kapasitas aslinya.
Talaei-Nik menegaskan bahwa pasukan Iran tetap memegang kendali selama konflik berlangsung.
Ia mengeklaim pasukannya berhasil menjaga superioritas udara secara penuh atas wilayah pendudukan.
"Pasukan kami mempertahankan keunggulan udara total. Hanya sebagian dari kemampuan rudal Iran yang kami gunakan selama 40 hari perang ini," ujar sang Jenderal.
Baca Juga: Stok Rudal AS Menipis Akibat Perang Iran, Butuh 5 Tahun untuk Pulih
Konfrontasi di Laut Oman dan Selat Hormuz
Terkait pertempuran laut, ia menyebut kapal perang musuh berulang kali mundur ratusan kilometer dari Laut Oman.
Hal ini terjadi setelah adanya tindakan tegas dari armada tempur Iran.
Baca Juga: Iran Pamer Rudal Balistik Qadr di Teheran Usai Perundingan Damai Gagal, Sedang Persiapkan Serangan?
Kondisi di Selat Hormuz sendiri masih terganggu parah sejak perang pecah pada 28 Februari lalu.
Ketegangan ini terus mengguncang pasar energi global dan memicu kekhawatiran kerusakan ekonomi yang berkepanjangan.*
Editor : Uray Ronald