Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Donald Trump: Jadi Presiden Lebih Berbahaya dari Pembalap, Peluang Dibunuh 5,8%

Uray Ronald • Minggu, 26 April 2026 | 18:15 WIB
Presiden AS Donald Trump. (ANTARA)
Presiden AS Donald Trump. (ANTARA)

 

PONTIANAK POST – Donald Trump menyebut jabatan Presiden AS sebagai profesi yang sangat berbahaya.

Hal ini ia sampaikan usai insiden penembakan saat acara White House Correspondents' Dinner.

Trump membandingkan risiko pekerjaannya dengan pembalap mobil. Menurutnya, hanya 0,1 persen pembalap tewas di lintasan, sementara peluang presiden dibunuh mencapai 5,8 persen.

Baca Juga: Cole Thomas Allen, Pelaku Penembakan di Acara Trump Ternyata Pernah Jadi Guru Teladan

Risiko Menjadi Presiden AS

"Ini adalah profesi yang berbahaya," ujar Trump kepada pers. Ia menambahkan bahwa ancaman kekerasan terhadap dirinya merupakan bagian dari pekerjaan.

Trump menilai dunia adalah tempat yang penuh kekerasan. "Saat Anda memberikan dampak besar, mereka akan mengincar Anda," tegasnya dilansir Mirror.

Terkait pelaku, Trump menyatakan detail identitas dan motif akan segera dirilis. Namun, ia memastikan situasi berhasil dikendalikan dengan sangat baik.

Baca Juga: Donald Trump dan Melania Dievakuasi, Ada Suara Tembakan di Jamuan Wartawan

Ia memuji kesigapan tim Secret Service di lokasi. Trump meyakini penembak tidak sempat mendekati ruang dansa tempatnya berada.

Suasana Pasca-Insiden

Acara makan malam tersebut sempat terhenti akibat gangguan keamanan. Meski begitu, Trump tetap memperhatikan detail para tamu yang hadir.

"Saya melihat begitu banyak tuksedo dan gaun yang indah," pungkasnya di hadapan wartawan. (*)

Editor : Uray Ronald
#Berita Internasional. #risiko presiden #penembakan Trump #donald trump #presiden as