Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Percobaan Pembunuhan Donald Trump: Isi Manifesto Aneh Cole Allen Terungkap

Uray Ronald • Senin, 27 April 2026 | 16:28 WIB
Presiden AS Donald Trump. (ANTARA)
Presiden AS Donald Trump. (ANTARA)

 

PONTIANAK POST – Sosok terduga pelaku penembakan Donald Trump, Cole Allen, meninggalkan manifesto berisi daftar permintaan maaf yang aneh.

Pria berusia 31 tahun itu mengirimkan dokumen tersebut sesaat sebelum melancarkan aksinya.

Allen mengirim manifesto sepanjang 1.052 kata kepada keluarga dan temannya. Pesan itu terkirim sekitar 10 menit sebelum serangan terjadi di acara White House Correspondent's Dinner.

Isi Manifesto Cole Allen dan Target Penembakan

Dalam dokumen tersebut, guru asal Torrance ini merinci aturan pelibatan (rule of engagement) untuk penembakan hari Sabtu.

Ia merasa wajib menargetkan jajaran administrasi Trump karena menganggap mereka sebagai pengkhianat.

Allen memulai manifestonya dengan meminta maaf kepada semua orang yang telah ia kecewakan.

Ia juga meminta maaf kepada orang tuanya karena berbohong mengenai alasan perjalanannya.

"Saya minta maaf kepada kolega dan siswa karena berbohong soal alasan ada keperluan pribadi yang mendesak," tulis Allen dalam manifesto tersebut dilansir Mirror.

Ia menyadari tindakannya akan melukai kepercayaan orang-orang di sekitarnya secara mendalam.

Allen juga meminta maaf kepada staf hotel dan petugas bagasi yang ia tempatkan dalam bahaya.

Manifesto itu juga mencantumkan para pejabat administrasi sebagai target penembakan.

Allen menyatakan bahwa ia tidak lagi "bersedia membiarkan pedofilia, pemerkosa, dan pengkhianat melumuri tangan saya dengan kejahatannya."

Baca Juga: Cole Allen Sebut Donald Trump 'Penjahat' dan 'Bos Mafia Sosiopat' di Media Sosial Sebelum Beraksi

Trump kemudian membantah klaim yang dibuat dalam manifesto tersebut.

"Saya bukan seorang pedofilia," tegas Trump dalam wawancara eksklusif bersama program 60 Minutes.

Presiden AS tersebut telah menjadi target dari berbagai upaya pembunuhan, yang paling terkenal adalah saat ia sedang berkampanye pada tahun 2024 di Butler, Pennsylvania.*

 

 

Editor : Uray Ronald
#Cole Allen #Percobaan pembunuhan Donald Trump #manifesto penembak Trump #berita luar negeri #penembakan Washington DC