Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kematian Akibat Kratom Sintetis Meningkat di Georgia, Pemeriksa Medis Kini Wajibkan Uji Kratom di Tiap Autopsi

Uray Ronald • Kamis, 21 Mei 2026 | 02:33 WIB
Berbagai produk kratom sintetis yang marak dijual di Amerika Serikat.(New York Post)
Berbagai produk kratom sintetis yang marak dijual di Amerika Serikat.(New York Post)

 

PONTIANAK POST - Kantor Pemeriksa Medis DeKalb County, Georgia, Amerika Serikat kini menambahkan uji atau skrining zat kimia kratom dalam setiap autopsi mereka. 

Kebijakan itu diambil karena kasus kematian yang terkait dengan kratom belakangan ini meningkat.

Kratom sintetis dijual bebas di pom bensin dan toko asap di wilayah metro Atlanta. Produk itu tersedia dalam bentuk pil dan bubuk.

Direktur Kantor Pemeriksa Medis DeKalb County, Beoncia Loveless, mengatakan kratom menjadi berbahaya saat zatnya dikonsentrasikan atau dicampur bahan lain.

"Ketika Anda mengonsentrasikan atau mencampurnya dengan bahan lain, saat itulah ia menjadi berbahaya," katanya kepada WSB Atlanta.

Menurutnya, efek kratom dapat berubah dari yang sekadar stimulan menjadi zat yang menyerupai opioid. Kondisi itu dapat menekan sistem saraf dan pernapasan.

Baca Juga: Kratom Sintetis 7-OH Marak di Amerika, FDA Desak Pelarangan Total karena Efeknya Setara Heroin

Temuan Kasus Kematian Akibat Kratom

Timnya kini telah berhasil memperoleh pendanaan untuk analisis toksikologi menguji kratom dalam setiap autopsi. Dana tersebut berasal dari gugatan negara bagian, termasuk Georgia, terhadap perusahaan farmasi.

Sebelumnya, karena keterbatasan dana, DeKalb County hanya melakukan skrining bahan kimia kratom untuk kasus-kasus tertentu.

Loveless mengatakan zat mitragynine (bahan kimia kratom) muncul enam kali dalam autopsi sepanjang 2025. Kratom dinyatakan sebagai faktor penyebab pada dua kasus kematian di antaranya.

Sementara pada tahun ini, zat mitragynine baru ditemukan di satu laporan autopsi dan juga dinilai berkontribusi terhadap kematian tersebut.

Baca Juga: Kratom Sintetis Resmi Dilarang di Ohio Amerika Serikat, Anggota Dewan Setempat Desak Pembatasan Total

Pejabat Sebut Kratom Tidak Teregulasi

Loveless menilai kratom sintetis berbahaya karena tidak memiliki regulasi jelas. Menurutnya, konsumen tidak mengetahui kandungan pasti dalam pil yang dikonsumsi.

Ia mengatakan produk tersebut bisa saja bukan kratom murni. Zat itu juga dapat dicampur dengan bahan lain.

Kantor Pemeriksa Medis Cobb County ternyata sudah menguji mitragynine sejak tahun 2017. Zat tersebut telah ditemukan dalam 75 kasus kematian di sana.

Sebagian besar wilayah lain seperti Gwinnett County masih menguji per kasus. Biro Investigasi Georgia (GBI) juga baru menguji zat ini pada kasus-kasus tertentu saja.

Laboratorium GBI belum mampu mendeteksi bahan kimia legal lain yang terkandung dalam kratom sintetis seperti 7-hydroxymitragynine (7-OH). Padahal, zat kimia itu juga marak dijual bebas di pom bensin.

Baca Juga: Penelitian Terbaru: Kratom Dikonsumsi 5 Juta Orang, Termasuk 100 Ribu Anak

Regulasi Ketat dan Upaya Pencegahan

Loveless berharap data dari instansinya bisa memperkuat regulasi dan memperingatkan publik. Data itu juga penting untuk menuntut produsen saat terjadi kasus overdosis.

"Kami berharap bisa menangkap fenomena ini lebih awal melalui pesan kesehatan masyarakat," tambah Loveless.

Musim panas ini, komite legislatif akan berkumpul di Gedung Capitol Negara Bagian Georgia. Mereka akan mempelajari dampak, paparan pada remaja, serta ketersediaan ritel kratom.

Empat tahun lalu, sekelompok anggota dewan sempat mencoba melarang total zat ini. Namun, usulan tersebut gagal kedaluwarsa di tingkat parlemen.

Dua tahun kemudian, Gubernur Brian Kemp akhirnya menandatangani undang-undang yang mengatur penjualan kratom.

Produk ini dilarang bagi usia di bawah 21 tahun dan wajib disimpan di belakang meja kasir.*

Editor : Uray Ronald
#DeKalb County #autopsi Kratom #Georgia #mitragynine #kratom