Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Jamaah Haji Indonesia Dilarang Lempar Jumrah, Tindak Lanjut dari Instruksi Kementerian Haji Arab Saudi

Basilius Andreas Gas • Kamis, 28 Mei 2026 | 12:42 WIB
Jamaah haji melempar jumrah aqobah di Jamarat, Mina, Makkah, Arab Saudi, Rabu (27/5). (ANTARA/Citro Atmoko)
Jamaah haji melempar jumrah aqobah di Jamarat, Mina, Makkah, Arab Saudi, Rabu (27/5). (ANTARA/Citro Atmoko)

PONTIANAK POST- PPIH Arab Saudi menetapkan larangan sementara pelaksanaan lempar jumrah pada pukul 10.00 hingga 14.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

Kebijakan ini diberlakukan untuk melindungi jamaah haji Indonesia dari risiko cuaca panas ekstrem dan kepadatan tinggi di kawasan Jamarat.

“Seluruh jamaah haji agar mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan, bahwa pukul 10.00 pagi ini hingga pukul 14.00 untuk tidak bergerak keluar tenda,” ujar Ketua PPIH Arab Saudi sekaligus Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj Ian Heryawan di Makkah, Kamis.

Ian menjelaskan aturan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Kementerian Haji Arab Saudi. Kebijakan itu dibuat untuk memastikan keamanan dan kenyamanan jamaah.

PPIH juga telah menginstruksikan seluruh petugas lapangan untuk mengawasi pelaksanaan aturan secara ketat.

Jamaah haji Indonesia diminta tetap berada di tenda pada jam yang ditentukan. Mereka juga harus mengikuti skema pergerakan yang telah disiapkan.

“Kepatuhan akan dipantau dan dievaluasi secara ketat,” kata Ian.

Pengawasan dilakukan langsung oleh Misi Haji bersama penyedia layanan untuk memastikan perlindungan maksimal bagi jamaah.

Sebelumnya, jutaan jamaah telah melaksanakan lempar jumrah aqabah pada 10 Dzulhijjah. Ibadah itu dilanjutkan pada Hari Tasyrik 11–13 Dzulhijjah.

Selain mematuhi pembatasan waktu, PPIH juga mengimbau jamaah agar tidak memaksakan diri saat berada di area Jamarat.

Jamaah diminta menjaga stamina, menghindari desakan, serta mengikuti arus pergerakan untuk mencegah risiko benturan di tengah kerumunan. (ant)

Editor : Basilius Andreas Gas
#arab saudi #indonesia #lempar jumrah #Jamaah haji #ppih