PONTIANAK POST – Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, memastikan upacara pembukaan FIFA World Cup 2026 akan berlangsung aman dan damai meski muncul ancaman aksi demonstrasi dari Koordinasi Nasional Pekerja Pendidikan (CNTE), salah satu serikat guru terbesar di negara itu.
Pernyataan tersebut disampaikan Sheinbaum menjelang laga pembuka turnamen yang akan digelar di Mexico City pada Jumat (12/6) dini hari waktu Indonesia.
Ia menegaskan pemerintah tidak akan menggunakan pendekatan represif dalam menghadapi kemungkinan aksi protes yang muncul menjelang perhelatan olahraga terbesar di dunia tersebut.
"Ada kelompok-kelompok yang ingin memprovokasi kami, dan mereka belum tentu para guru. Yang mereka inginkan adalah represi," kata Sheinbaum.
Meski demikian, pemerintah memastikan seluruh rangkaian kegiatan Piala Dunia tetap berjalan sesuai rencana.
"Kami juga akan memastikan upacara pembukaan Piala Dunia berlangsung dengan lancar, damai, dan tenang," ujarnya.
Tuntutan Guru Picu Ancaman Aksi
Ancaman demonstrasi muncul setelah CNTE menyatakan kemungkinan menggelar aksi apabila pemerintah federal tidak memenuhi sejumlah tuntutan mereka.
Tuntutan tersebut antara lain mencakup kenaikan gaji, perbaikan kesejahteraan, dan perlindungan hak-hak ketenagakerjaan bagi para guru.
Pemerintah Meksiko menilai situasi tersebut tidak lepas dari upaya sejumlah pihak yang ingin memanfaatkan momentum Piala Dunia untuk memberikan tekanan politik sekaligus menciptakan citra negatif terhadap pemerintah di mata internasional.
Meksiko Jadi Sorotan Dunia
Meksiko menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Amerika Serikat dan Kanada.
Negara tersebut dijadwalkan menggelar 13 pertandingan yang tersebar di tiga kota utama, yakni Mexico City, Guadalajara, dan Monterrey.
Sebagai tuan rumah laga pembuka, Meksiko mendapat perhatian khusus karena edisi 2026 menjadi Piala Dunia pertama yang diselenggarakan oleh tiga negara secara bersama-sama.
Pemerintah Meksiko pun berupaya memastikan seluruh aspek penyelenggaraan berjalan lancar, mulai dari keamanan, transportasi, hingga kenyamanan para suporter dan delegasi internasional yang datang selama turnamen berlangsung.
Pemerintah Fokus Jaga Stabilitas
Di tengah meningkatnya sorotan dunia, pemerintah Meksiko menegaskan bahwa stabilitas keamanan tetap menjadi prioritas utama.
Selain menjaga kelancaran upacara pembukaan, aparat keamanan juga disiagakan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama turnamen berlangsung.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga citra Meksiko sebagai tuan rumah sekaligus memastikan jutaan penggemar sepak bola dari berbagai negara dapat menikmati Piala Dunia 2026 dengan aman. (ars)
Fakta Penting
- Pembukaan Piala Dunia 2026 digelar di Mexico City.
- Meksiko menjadi tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Kanada.
- CNTE mengancam menggelar demonstrasi terkait tuntutan kesejahteraan guru.
- Presiden Claudia Sheinbaum menolak pendekatan represif terhadap aksi protes.
- Meksiko akan menggelar 13 pertandingan di tiga kota.
- Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang diselenggarakan tiga negara sekaligus.