PONTIANAK POST - Italia resmi memulai pembangunan pabrik daur ulang logam tanah jarang pertama di Uni Eropa yang akan mengolah limbah elektronik menjadi bahan baku strategis bagi industri otomotif, teknologi digital, dan energi hijau.
Menurut koresponden Kantor Berita Vietnam di Roma, proyek bernama LIFE 22ENV-IT-INSPIREE tersebut telah memperoleh izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Keamanan Energi Italia untuk dibangun di Ceccano, Provinsi Frosinone, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Vietnam dari Roma.
Pabrik ini menjadi salah satu dari 47 proyek strategis yang dipilih Komisi Eropa untuk mendukung implementasi Undang-Undang Bahan Baku Esensial atau Critical Raw Materials Act.
Kurangi Ketergantungan Impor Logam Tanah Jarang
Uni Eropa selama ini masih bergantung pada pasokan logam tanah jarang dari luar kawasan untuk memenuhi kebutuhan industri berteknologi tinggi.
Baca Juga: Percepat Hilirisasi Logam Tanah Jarang Nasional, BRIN Gandeng Universiti Teknologi Petronas
Melalui proyek tersebut, Uni Eropa berupaya meningkatkan kemandirian pasokan bahan baku strategis sekaligus memperkuat ketahanan rantai pasok industri masa depan.
Pabrik baru akan beroperasi di fasilitas Itelyum Regeneration Group dan merupakan pengembangan skala industri dari teknologi percontohan yang sebelumnya telah berhasil diuji.
Pada tahap awal, fasilitas tersebut akan mengolah sekitar 20 ton magnet permanen per tahun yang berasal dari limbah peralatan listrik dan elektronik.
Ketika beroperasi penuh, kapasitas pengolahan ditargetkan meningkat hingga 2.000 ton magnet permanen setiap tahun.
Ekstraksi Logam Bernilai Tinggi dari Limbah Elektronik
Fasilitas di Ceccano akan menjadi salah satu pusat pertama di Eropa yang menerapkan teknologi hidrometalurgi canggih untuk mengekstrak logam tanah jarang dari hard drive komputer bekas, motor listrik, dan perangkat elektronik lainnya.
Teknologi yang dikembangkan oleh Universitas L'Aquila itu mampu memulihkan unsur strategis seperti neodymium, praseodymium, dan dysprosium dengan tingkat efisiensi tinggi.
Saat mencapai kapasitas penuh, pabrik diperkirakan menghasilkan antara 500 hingga 700 ton senyawa logam tanah jarang berkualitas tinggi setiap tahun.
Proses yang digunakan menerapkan sistem reaksi kimia siklus tertutup sehingga menghasilkan emisi karbon lebih rendah dibandingkan metode penambangan konvensional.
Baca Juga: Kalbar Berpeluang Jadi Pemain Baru Logam Tanah Jarang, Pakar UGM Ungkap Potensinya
Didorong Dana Uni Eropa
Proyek LIFE 22ENV-IT-INSPIREE memiliki masa pelaksanaan selama 42 bulan dengan dukungan pendanaan bersama dari Program LIFE Uni Eropa senilai 3,2 juta euro.
Selain membantu mengurangi limbah elektronik, fasilitas tersebut diharapkan menjadikan Ceccano sebagai pusat daur ulang material strategis yang mendukung keamanan industri dan transisi energi di Eropa.
Langkah ini menunjukkan semakin kuatnya upaya negara-negara Eropa mengamankan pasokan logam tanah jarang yang menjadi komponen penting dalam kendaraan listrik, turbin angin, semikonduktor, hingga berbagai perangkat teknologi modern. (*)
Editor : Efprizan