Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mundur karena Alasan Kesehatan

Uray Ronald • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 22:47 WIB
Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin. (Antara)
Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin. (Antara)

 

PONTIANAK POST  – Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin mengumumkan pengunduran dirinya karena alasan kesehatan. Keputusan tersebut disampaikan melalui surat dan dilaporkan surat kabar Daily Star pada Jumat (24/7), meski masa jabatannya baru akan berakhir pada April 2028.

Dalam keterangannya, Shahabuddin mengatakan kondisi kesehatannya terus memburuk sehingga tidak lagi mampu menjalankan tugas sebagai kepala negara.

"Saya menderita berbagai komplikasi kesehatan," kata Presiden Shahabuddin seperti dikutip surat kabar tersebut.

Baca Juga: Mentan Amran: Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Selanjutnya India, Filipina, Brazil, dan Bangladesh

Mengaku Mengalami Neuropati Otonom

Melalui surat pengunduran dirinya, presiden berusia 76 tahun itu mengungkapkan bahwa dirinya baru-baru ini didiagnosis menderita neuropati otonom, kondisi yang membuatnya terkadang kehilangan kesadaran.

Menurut Shahabuddin, perkembangan penyakit tersebut telah memengaruhi kemampuan mental maupun fisiknya sehingga tidak memungkinkan lagi untuk menjalankan tanggung jawab konstitusional sebagai presiden.

"Karena perkembangan penyakit ini dan yang mengakibatkan ketidakmampuan mental dan fisik, saya tidak lagi mampu menjalankan tanggung jawab jabatan konstitusional penting sebagai presiden. Saya membutuhkan pengobatan medis jangka panjang," tulisnya.

Baca Juga: Bangladesh Catat Kematian Pertama Akibat Virus Nipah di 2026, Pasien Diketahui Sempat Minum Jus Kurma Mentah

Masa Jabatan Berakhir Lebih Cepat

Pengunduran diri Shahabuddin dilakukan jauh sebelum masa jabatannya berakhir pada April 2028.

Berdasarkan konstitusi Bangladesh, ketua parlemen akan menjalankan tugas sebagai presiden sementara hingga mekanisme konstitusional berikutnya dilaksanakan. Informasi tersebut dilaporkan surat kabar Dhaka Tribune.*

Editor : Uray Ronald
Sumber : Antara
Mohammed Shahabuddin Presiden Bangladesh mengundurkan diri kesehatan Presiden Bangladesh neuropati otonom pengganti Presiden Bangladesh