PONTIANAK POST – Orang tua di Sarawak, Malaysia, diminta membatasi aktivitas anak-anak di luar rumah menyusul memburuknya kondisi kabut asap di sejumlah wilayah. Anak-anak juga dianjurkan minum air yang cukup untuk mencegah dehidrasi ketika kualitas udara memburuk.
Menteri Pembangunan Perempuan, Keluarga dan Masyarakat Malaysia, Datuk Seri Nancy Shukri, mengatakan anak-anak sebaiknya menghindari aktivitas luar ruangan, termasuk di pusat penitipan anak maupun lingkungan tempat tinggal, terutama di wilayah dengan Indeks Pencemaran Udara (IPU) tinggi.
“Kami tidak menganjurkan anak-anak bermain di luar dan mereka juga perlu minum lebih banyak air,” kata Nancy dilansir dari Suara Sarawak.
Menurut dia, anak-anak dapat menggunakan masker jika kondisi mengharuskannya. Namun, penggunaan masker tidak selalu diperlukan apabila anak hanya beraktivitas di dalam rumah bersama keluarga.
Nancy mengatakan belum ada arahan resmi untuk menutup pusat penitipan anak atau fasilitas lainnya. Meski demikian, langkah pencegahan tetap perlu dilakukan untuk melindungi kesehatan anak dari paparan kabut asap.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mencukupi kebutuhan cairan, terutama ketika IPU berada pada level tinggi. Nancy menyebut IPU di Serian sempat mencapai 171.
Masyarakat juga diminta menutup pintu dan jendela rumah untuk mencegah kabut asap masuk ke dalam ruangan.
Peringatan tersebut disampaikan Nancy setelah meresmikan Program Wonderful Life: Program Kesadaran Kekerasan Rumah Tangga Jabatan Kebajikan Masyarakat (JKM) 2026 di Pusat Latihan SALCRA Bajo, Sarawak.
Editor : Aristono Edi Kiswantoro