Pertama di Malaysia, Warga Indonesia Dipenjara karena Buang Puntung Rokok Sembarangan

Uray Ronald • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 23:50 WIB
Ilustrasi - Membuang puntung rokok sembarangan.
Ilustrasi - Membuang puntung rokok sembarangan.

 

PONTIANAK POST - Seorang lelaki warga Indonesia menjadi individu pertama di Malaysia yang dikenakan hukuman penjara akibat kesalahan membuang puntung rokok.

Pengarah Perbadanan Pengurusan Sisa Pepejal dan Pembersihan Awam (SWCorp) Negeri Johor Zainal Fitri Ahmad mengatakan, lelaki berusia 36 tahun tersebut melakukan kesalahan pembuangan sisa kecil (PSK) atau puntung rokok di sekitar kawasan Stulang pada Februari lalu.

Lelaki yang bekerja sebagai pekerja kontraktor itu kemudian dijatuhi denda RM1.000 (sekitar Rp4,33 juta) oleh mahkamah. Namun, karena gagal membayar denda tersebut, ia dipenjara selama sebulan mulai 28 Agustus.

“Selepas menjalani hukuman penjara, individu ini akan menjalani Perintah Khidmat Masyarakat (PKM) selama enam jam,” katanya dikutip dari Utusan Sarawak, Kamis (17/9).

Baca Juga: Sekolah Terdampak Asap di Sarawak Kembali Dibuka Mulai 14 September Kecuali Serian dan Lubok Antu

107 Kasus Jalani Khidmat Masyarakat

Zainal Fitri mengatakan, hingga kini sebanyak 107 kasus yang melibatkan Perintah Khidmat Masyarakat (PKM) telah diselesaikan di mahkamah.

Dari jumlah tersebut, 59 kasus melibatkan warga tempatan dan 48 lainnya warga asing. Total denda yang dikenakan mencapai RM71.550 dengan tempoh PKM antara dua hingga 10 jam.

Sementara itu, SWCorp telah melaksanakan 3.358 operasi penguatkuasaan di Johor. Dari operasi tersebut, sebanyak 3.095 Notis Pemberitahuan Kesalahan (NPK) dikeluarkan.

“Sehingga kini, sebanyak 789 kertas siasatan juga telah dihantar kepada Timbalan Pendakwa Raya untuk tindakan lanjut,” katanya.

Baca Juga: Bakar Lahan Terbuka di Sarawak Bisa Didenda Rp435 Juta dan Dipenjara 5 Tahun

Buang Sisa Kecil Bisa Dipidana

Zainal Fitri menegaskan, membuang sisa kecil di tempat awam merupakan kesalahan berdasarkan Seksyen 77A, Akta Pengurusan Sisa Pepejal dan Pembersihan Awam 2007 [Akta 672].

Jika terbukti bersalah, pelaku dapat dikenai denda hingga RM2.000 atau sekitar Rp8,66 juta, atau Perintah Khidmat Masyarakat hingga enam bulan.

Sementara itu, ketidakpatuhan terhadap perintah PKM dapat dikenai tindakan lebih lanjut, termasuk denda maksimal RM10.000 atau sekitar Rp43,3 juta.*

Editor : Uray Ronald
Sumber : Utusan Sarawak
warga Indonesia Malaysia buang puntung rokok hukum Malaysia denda RM1.000 johor