PONTIANAK POST - Perhatian terhadap keberadaan rayap di Tampa Bay, Florida, meningkat setelah ilmuwan University of Florida mendeteksi rayap bawah tanah Asia atau Asian subterranean termites untuk pertama kalinya di wilayah tersebut.
Spesies invasif tersebut sebelumnya diketahui telah berada di Miami selama beberapa dekade.
Ditemukan di Hillsborough County
Peneliti menyatakan keberadaan spesimen rayap bawah tanah Asia yang ditemukan oleh perusahaan pengendalian hama di Hillsborough County menjadi perhatian.
Baca Juga: Musim Kawin Rayap, Kenali Tanda Keberadaannya di Sekitar Rumah
Dilansir dari Axios, menurut University of Florida, infestasi rayap bawah tanah Asia dapat menyebabkan kerusakan parah dalam waktu singkat.
Temuan tersebut menambah perhatian terhadap populasi rayap di kawasan Tampa Bay.
Ada Sekitar 20 Spesies Rayap
Florida memiliki sekitar 20 spesies rayap yang telah menetap. Di wilayah Hillsborough dan Pinellas, terdapat sedikitnya 13 spesies berdasarkan catatan University of Florida Termite Collection.
Baca Juga: Cara Mengendalikan Rayap dengan Sistem Umpan dan Pemeriksaan Rutin
Dua jenis yang menjadi spesies utama di Tampa Bay adalah rayap bawah tanah Formosa atau Formosan subterranean termites dan rayap kayu kering Hindia Barat atau West Indian drywood termites.
Aktivitas Kawanan Mencapai Puncak
Menurut ahli entomologi perkotaan University of Florida, Thomas Chouvenc, aktivitas kawanan rayap bawah tanah Formosa dan rayap kayu kering Hindia Barat mencapai puncaknya hingga pertengahan Juni.
Rayap tersebut menjadi perhatian karena dapat menyerang kayu dan menyebabkan kerusakan pada bangunan.
Baca Juga: Cara Memeriksa Rumah untuk Menemukan Tanda Awal Serangan Rayap
Kerusakan Rayap Menjadi Persoalan
Menurut perkiraan perusahaan pengendalian hama Orkin yang dikutip dari Axios, rayap menyebabkan kerusakan sekitar 5 miliar dolar AS setiap tahun di Amerika Serikat.
Florida disebut memiliki risiko kerusakan akibat rayap yang tinggi. Wilayah Tampa dan St. Petersburg juga memiliki populasi rayap kayu kering Hindia Barat yang cukup padat. (*)
Editor : Chairunnisya