Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Cantik dan Menyehatkan: Khasiat Mawar untuk Redakan Nyeri Haid dan Stres

Miftahul Khair • Senin, 9 Juni 2025 | 13:42 WIB
Ilustrasi seorang wanita meminum teh mawar yang memiliki manfaat untuk mengurangi nyeri haid.
Ilustrasi seorang wanita meminum teh mawar yang memiliki manfaat untuk mengurangi nyeri haid.

PONTIANAK POST - Kecantikan, bau, dan zat kandungan bunga mawar bisa menimbulkan kesenangan dan ketenangan jiwa.

Juga terbukti bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Sejak 3000 BCE (tahun sebelum Masehi) mawar mulai dibudidayakan di Tiongkok.

Dan sejak itu pula berkembang pembuatan air mawar dan minyak mawar yang disarikan dari kelopak bunga mawar.

Minyak atsiri yang membuat bau harum bunga mawar sudah sejak lama menimbulkan inspirasi pemakaiannya untuk kesehatan.

Saat ini minyak mawar sudah digunakan untuk mengatasi nyeri haid, kegelisahan, depresi, dan sulit tidur melalui hirupan hingga pemijatan.

Tulisan peneliti Hong Kong (2023) menguraikan hasil penelitian nyeri haid pada subyek wanita dengan rentang usia tertentu yang mengalami nyeri haid.

Yaitu kelompok yang diberi minyak mawar dan yang diberi obat penghilang rasa nyeri.

Hasilnya, ternyata minyak mawar sebagai aromaterapi bisa mengurangi rasa nyeri, sehingga terbuka potensi penggunaannya untuk mengurangi pemakaian obat penghilang nyeri konvensional yang bukannya tanpa efek samping.

Artinya, ketergantungan pada obat anti nyeri dapat dikendalikan. Pengalaman empiris pemakaiannya dalam aromaterapi

sebagai pengobatan alternatif dan komplementer antara lain untuk mengatasi kecemasan, pelembut kulit, antivirus, antimikroba.

Hasil riset menunjukkan air mawar aman, dan riset terus berlanjut untuk ber bagai pemakaian, termasuk obat kumur, obat mata, dan sebagai fragrant toner.

 

Lebih Kuat dari Teh Hijau

Menjadikan kelopak bunga mawar sebagai makanan sudah berlangsung secara tradisional.

Didukung riset yang sudah dipublikasikan sejak bertahun lalu (2006). Peneliti Israel mencoba mempelajari zat kandungan, khasiat dan manfaat teh dari berbagai kultivar bunga mawar. Hasilnya menunjukkan

khasiat antioksidan yang bahkan bisa lebih kuat dari teh hijau. Itu berkat kandungan zat golongan fenol terutama asam galat, kaempferol, quercetin, antosian.

Dibanding teh hijau, teh kelopak bunga mawar tidak mengandung kafein, dengan kekuatan rasa asam dan bau aromatik yang bervariasi.

Karena itulah, penelitian ini merekomendasikan pembuatan  kombinasi teh hijau dan teh bunga mawar sebagai minuman pilihan yang lebih menyehatkan.

Kekuatan antioksidan bunga mawar diduga menjadi penyebab manfaat teh bunga mawar sebagai antikanker, antimikroba, antiradang dan efek penghilang nyeri. Jadi, mengapa tidak ditingkatkan penggunaan bunga mawar yang mudah tumbuh di Indonesia untuk kesehatan? (*)

Editor : Miftahul Khair
#manfaat #teh #stres #teh hijau #nyeri haid #bunga mawar