Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bungee Fly Ciptakan Sensasi Terbang di Udara

Siti Sulbiyah Kurniasih • Senin, 16 Juni 2025 | 13:00 WIB
Olahraga Kardio Bungee Fly
Olahraga Kardio Bungee Fly

Bungee Fly adalah olahraga kardio berintensitas tinggi dan berdampak rendah yang menggunakan tali bungee dan sabuk pengaman (harness). Olahraga ini menciptakan sensasi terbang dengan gerakan yang akrobatik.

Oleh : Siti Sulbiyah


PONTIANAK POST - Beberapa perempuan tampak tergantung di udara, diikat oleh tali yang tersambung ke sabuk pengaman di tubuh mereka. Mereka melompat, berputar, bahkan handstand. Ini adalah sebuah olahraga yang disebut sebagai Bungee Fly.

Olahraga ini menggunakan alat khusus yang harus disesuaikan dengan tinggi dan berat badan. “Kita atur dari awal supaya peserta tidak menyentuh lantai saat melakukan gerakan. Keamanannya sangat diperhatikan,” ungkap Coach Bungee Fly di Taj Studio, Ayu Jazzy.

Ayu Jazzy
Ayu Jazzy

Bungee fly menyajikan sensasi terbang dan gerakan akrobatik yang memacu adrenalin. Gerakan-gerakan yang dilakukan sangat variatif.

“Ada yang disebut angel fly, wheel (gerakan melompat sambil berputar), kompas, hingga hand state di mana kaki berada di atas dan kepala di bawah,” jelasnya.

Di balik sensasi tersebut, olahraga ini juga memiliki segudang manfaat bagi tubuh dan mental. Setiap gerakan dirancang untuk melatih ketangkasan, kelincahan, keseimbangan tubuh, serta menumbuhkan kepercayaan diri.

Olahraga ini bisa diikuti oleh berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. Namun, tentu ada pengecualian. Bungee Fly tidak disarankan bagi perempuan hamil atau mereka yang memiliki riwayat vertigo.

 

Sebelum mengikuti kelas, setiap peserta juga akan melalui sesi asesmen singkat untuk mengecek apakah memiliki riwayat tekanan darah tinggi atau rendah. “Kami ingin memastikan peserta dalam kondisi fit agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan saat olahraga,” tegas Ayu.

Meski kelihatan ringan dan menyenangkan, Ayu tetap mengingatkan bahwa ini adalah olahraga yang membutuhkan stamina. Karena itu, ia memberi beberapa tips penting sebelum memulai kelas. “Hindari makan berat minimal satu jam sebelum sesi,” katanya.

Selain itu, ia juga mengatakan tidak dianjurkan ikut saat sedang datang bulan serta pastikan peserta dalam dalam kondisi sehat dan segar. Jika merasa pusing atau lelah saat sesi, alat bisa dibuka sewaktu-waktu, dan peserta diperbolehkan istirahat.

Bagi Eko (43), salah satu peserta perempuan yang telah ikut sejak Februari 2025 beranggapan bahwa bungee fly bukan sekadar olahraga, tapi juga latihan mental. “Tadinya takut melompat, sekarang kayaknya lebih berani, lebih lepas,” katanya.

Dia paling menyukai gerakan memutar sambil bertumpu pada satu kaki, meski tetap berhati-hati agar tidak berbenturan dengan peserta lain.

Eko bahkan datang bersama delapan temannya. Menurutnya, pengalaman olahraga ini jadi jauh lebih menyenangkan ketika dilakukan bersama. “Lebih happy kalau bareng teman-teman,” ujarnya.

Ke depan, ia berharap Bungee Fly semakin dikenal luas. Tak hanya sebagai alternatif kebugaran, tapi juga sebagai gaya hidup baru yang penuh energi dan kegembiraan.

“Harapannya semakin banyak yang tertarik, jadi kita punya lebih banyak pilihan olahraga yang unik di Kota Pontianak,” pungkas Eko. **

 

Koreografi dari Milan

Gerakan Angel Fly pada Senam Bungee Fly
Gerakan Angel Fly pada Senam Bungee Fly

Bungee Fly, olahraga kardio berintensitas tinggi yang memadukan gerakan akrobatik dengan sistem tali bungee dan sabuk pengaman. Olahraga ini tergolong baru di Indonesia, bahkan masih jarang ditemui di kota-kota besar seperti Jakarta.

Kelas olahraga unik ini bisa ditemukan di Taj Studio, yang berada di lantai tiga coffee shop Two People. Coach Ayu Jazzy, perempuan yang kini menjadi salah satu pionir olahraga Bungee Fly di Kota Pontianak.

“Awalnya saya mencari pelatihan di luar negeri, salah satunya di Australia, tapi karena terlalu jauh akhirnya saya temukan di Jakarta. Saya belajar dari master trainer Nita Wibowo, yang memang langsung belajar di Milan, Italia,” ungkap Coach Ayu.

Kelas ini terbatas hanya untuk 10 orang per sesi, termasuk dirinya sebagai pelatih. Hal ini dilakukan agar setiap peserta bisa dipantau dengan maksimal, sebab pergerakannya yang tidak leluasa mengingat ia juga menggunakan alat tersebut untuk memberi contoh.

Gerakan Wheel pada Olahraga Bungee Fly
Gerakan Wheel pada Olahraga Bungee Fly

Meskipun tergolong baru, respon warga Pontianak luar biasa. Ketika pertama kali dibuka, Ayu bisa mengajar hingga empat sesi sehari. Kini, dengan jadwal yang lebih teratur, ia membatasi hingga dua sesi per hari.

Peserta didominasi oleh perempuan, khususnya ibu rumah tangga dan wanita karier. Meski laki-laki sebenarnya bisa ikut, hingga kini belum ada yang mendaftar.

Menariknya, setiap kali ada peserta yang membagikan pengalamannya di media sosial, unggahan mereka langsung viral. Ribuan penonton membanjiri kolom komentar, bahkan ada yang bertanya-tanya kapan kelas ini dibuka di kota lain.

“Orang Pontianak itu FOMO (Fear Of Missing Out). Kalau ada yang baru, pasti langsung diserbu,” ucapnya.

Dengan biaya hanya Rp75.000 per sesi berdurasi satu jam, Bungee Fly di Pontianak tergolong sangat terjangkau dibandingkan dengan kota besar lainnya.(sti)

 

Editor : Hanif
#harness #latihan intens #olahraga kardio #Handstand #Akrobatik #Bungee Fly