Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Biyan Hadirkan Koleksi PATINA Terinspirasi Lapisan Waktu dan Memori Mode

Chairunnisya • Jumat, 19 Juni 2026 | 17:16 WIB
Koleksi BIYAN (DOK JAWAPOS)
Koleksi BIYAN (DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Tren mode selalu bergerak mengikuti waktu, termasuk cara desainer menafsirkan perjalanan kreativitasnya.

Hal inilah yang tampak pada koleksi terbaru Biyan Wanaatmadja.

Dikenal dengan garis desain yang cenderung menjauhi tubuh dan siluet panjang, kali ini ia menghadirkan pembaruan dalam koleksi Spring-Summer 2027 yang ditampilkan di Hotel Intercontinental Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Dari Blus hingga Blazer, Peplum Kembali Jadi Favorit Pecinta Fashion

Makna “PATINA” dalam Karya Terbaru

Dilansir dari Jawapos, koleksi ini bertajuk PATINA, terinspirasi dari istilah “patina” yang merujuk pada lapisan yang terbentuk seiring waktu pada permukaan benda seperti logam, kayu, atau material lainnya.

Lapisan tersebut menciptakan perubahan tekstur dan warna yang memberi karakter baru pada sebuah objek.

“Koleksi PATINA terinspirasi dari keindahan yang terbentuk oleh wak tu, tercermin lewat tekstur dan memori,” tulis tim kreatif label BIYAN dalam pernyataan tertulis.

Baca Juga: Rok Mini Denim Tembus Runway Dior hingga Pasar Global

Material, Warna, dan Lapisan Visual

Ragam material dan tekstur menjadi sorotan utama dalam koleksi ini, menghadirkan kesan lapisan seperti konsep patina itu sendiri.

Biyan tetap mempertahankan ciri khasnya melalui siluet longgar, teknik layering atau tumpuk, serta ornamen bernuansa flora dan fauna.

Baca Juga: Kamisol Jadi Tren Fashion 2026 yang Nyaman untuk Cuaca Panas

Palet warna yang digunakan juga konsisten dengan nuansa alam, seperti forest green, biru prusian, moss, hingga earth-tone yang kembali dihadirkan dalam koleksi ini.

Evolusi Gaya dalam Koleksi PATINA

Meski kuat dengan identitasnya, beberapa busana terlihat lebih youthful sebagai penanda perkembangan gaya Biyan sejak awal kariernya di dekade 1980-an.

Sesekali ia menghadirkan potongan yang lebih mengikuti bentuk tubuh atau garis bawah busana yang lebih pendek sebagai variasi desain. (*)

Editor : Chairunnisya
#Fashion