PONTIANAK POST - Saat cuaca terasa panas, memilih pakaian yang nyaman menjadi salah satu cara untuk tetap percaya diri beraktivitas. Tak heran jika atasan tanpa lengan kembali menjadi favorit, termasuk halter top yang kini kembali meramaikan tren fashion.
Selain memberikan sirkulasi udara yang lebih baik, halter top juga dinilai mudah dipadukan dengan berbagai gaya, mulai dari kasual hingga semi formal.
Apa Itu Halter Top?
Di antara berbagai model atasan tanpa lengan, halter top menjadi salah satu yang paling populer. Dilansir dari Jawapos, ciri khas atasan ini terletak pada desainnya yang mengekspos bagian bahu. Bagian atas pakaian melingkari leher, sementara bagian punggung dibiarkan terbuka.
Baca Juga: Billy Tjong Rayakan 25 Tahun Karier Lewat Koleksi Fuchsia di JF3 Fashion Festival 2026
Potongan tersebut membuat halter top menjadi pilihan yang nyaman dikenakan saat cuaca panas atau gerah, termasuk di negara beriklim tropis seperti Indonesia.
Tren Fashion Era 2000-an Kembali Mengangkat Halter Top
Popularitas halter top tidak lepas dari kembalinya tren busana era 2000-an. Model pakaian ini memang menjadi salah satu ikon gaya pada dekade tersebut. Selain hadir sebagai atasan, desain halter juga banyak diterapkan pada gaun malam.
Kini, tren tersebut kembali diminati sehingga halter top kembali banyak dijumpai dalam berbagai koleksi fashion.
Baca Juga: Touchup Tampilkan Koleksi Lune & Bloom di Debut Runway Plaza Indonesia Fashion Week
Hadir dengan Beragam Model Leher
Salah satu alasan halter top tetap diminati adalah banyaknya pilihan desain yang tersedia. Model bagian leher maupun dada hadir dalam berbagai variasi sehingga bisa disesuaikan dengan kenyamanan pemakainya.
Bagi yang kurang percaya diri mengenakan model berpotongan rendah, tersedia pilihan dengan bagian dada lebih tertutup, model cowl yang melingkar penuh di leher, hingga desain turtleneck.
Pilihan tersebut membuat halter top dapat dikenakan oleh lebih banyak orang dengan gaya yang berbeda.
Tetap Populer Berkat Desain Simpel
Meski mulai kembali ramai dikenakan sejak tahun lalu, halter top masih bertahan sebagai salah satu tren fashion hingga sekarang.
Selain dipengaruhi tren busana era 2000-an, desainnya yang sederhana atau basic membuat atasan ini tidak mudah kehilangan daya tarik. Popularitasnya juga didukung tren busana yang mengikuti bentuk tubuh sehingga halter top tetap menjadi pilihan banyak pencinta fashion.
Mudah Dipadukan untuk Berbagai Gaya
Kolumnis fashion Grazia, Anna Maria Giano, menilai desain halter top menjadi salah satu alasan mengapa busana ini terus diminati. Menurutnya, halter top kini jauh lebih fleksibel dibandingkan sebelumnya.
"Dulu atasan ini menuntut tampilan glamor. Namun sekarang aturan bergaya telah berubah," ujar Giano.
Baca Juga: Busana Tailored Kembali Jadi Tren di Moscow Fashion Week 2026
Ia menjelaskan bahwa halter top tidak lagi identik sebagai busana malam, tetapi juga cocok dikenakan sebagai pakaian sehari-hari atau daywear.
Untuk tampilan kerja, halter top dapat dipadukan dengan blazer. Sementara untuk gaya santai, atasan ini bisa dipakai bersama sepatu ballet flats. Pilihan bawahannya pun beragam, mulai dari celana berkaki leba, denim, hingga berbagai model rok.
Dengan desain yang nyaman, pilihan model yang semakin beragam, serta kemudahan dipadukan dengan berbagai outfit, halter top menjadi salah satu tren fashion yang tetap bertahan dan relevan untuk dikenakan dalam berbagai kesempatan. (*)
Editor : Chairunnisya