Selain pemerintah, menurut dia, ada juga keterlibatan lembaga swadaya masyarakat yang turut membantu korban banjir di Kapuas Hulu. "Mudah-mudahan apa yang diberikan pemerintah ini bermanfaat bagi masyarakat," ucapnya.
Apa yang diberikan oleh pemerintah, kata Zaini, jangan dinilai dari segi besar serta kecilnya nilai yang disalurkan. Kalau menilai dari kerugian masyarakat, diakui dia, tentu tidak sebanding dengan apa yang diberikan pemerintah saat ini. Namun dia berharap agar bantuan tersebut hendaknya dapat dinilai sebagai salah satu bentuk kepedulian atau empati Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu kepada para korban banjir.
"Semoga para korban bisa menilai ini dari sisi kepedulian dan niat baik dari Pemerintah," tuturnya.
Sekarang ini, kata Sekda, agak sulit diprediksi terkait cuaca di wilayah Kapuas Hulu. Kemarin juga, menurut dia, sudah diingatkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kepada pihak-pihak terkait, tentang perkiraan yang disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan adanya cuaca ekstrem.
"Harapan kami kepada para camat dan juga melalui kades, intinya mengantisipasi baik terkait banjir maupun kebakaran rumah warga ataupun karhutla. Setidaknya ada sarana yang bisa digunakan untuk menanggulangi ketika hal itu terjadi," pungkas Sekda.
Hadir mendampingi Sekda dalam penyerahan bantuan ke Kecamatan Pengkadan tersebut di antaranya Kepala BPBD, Kadis Pertanian, serta Kadis Sosial. Hadir juga para camat beserta jajaran Forkopimcam Pengkadan dan perwakilan masyarakat penerima. (dRe) Editor : admin2