Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Bupati-DPR Tinjau Jalan Paralel Lintas Timur

admin2 • Jumat, 6 Agustus 2021 | 09:57 WIB
TUNJAU JALAN: Suasana ketika Ketua Komisi V DPR RI Lasarus meninjau jalan paralel lintas timur yang menembus hingga Provinsi Kaltim, Rabu (5/8).HUMPRO SETDA KH FOR PONTIANAK POST
TUNJAU JALAN: Suasana ketika Ketua Komisi V DPR RI Lasarus meninjau jalan paralel lintas timur yang menembus hingga Provinsi Kaltim, Rabu (5/8).HUMPRO SETDA KH FOR PONTIANAK POST
PUTUSSIBAU-Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan beserta unsur Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Kapuas Hulu mendampingi Kunjungan Kerja Ketua Komisi V DPR-RI Lasarus, Kecamatan Putussibau Selatan.

Ketua Komisi V DPR-RI, Lasarus menyampaikan bahwa Kunjungan Kerja tersebut bertujuan untuk meninjau jalan pararel Lintas Timur yang akan menghubungkan sampai ke provinsi Kalimantan Timur.

“Hari ini (Rabu (4/8, red) saya turun kelapangan membawa rombongan dari Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalbar, Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan 1, Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Kalbar, Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah Kalbar, Balai Besar TNBK TNDS dan Satuan Kerja Jalan Pararel Perbatasan untuk melihat kondisi real di lapangan, agar kedepannya kita enak membahas anggaran untuk selanjutnya,” papar Lasarus.

Dijelaskan Lasarus Jalan Lintas Timur menjadi prioritas pembangunan oleh Presiden Joko Widodo, yang harus tuntas menghubungkan ke provinsi Kalimantan Timur sebelum akhir periode masa tugasnya pada tahun 2024.

“Jalan ini akan kita selesaikan sebelum akhir masa tugas Pak Jokowi pada periode 2024,” kata  Lasarus.

Setelah melakukan peninjauan, Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus mengatakan bahwa serapan anggaran dan pekerjaan jalan yang menghubungkan kecamatan Putussibau Selatan ke batas Kalimantan Timur tersebut masih seimbang. Namun ia melihat ada beberapa titik yang agak berat dilewati, elevasinya kalau bisa diperbaiki lagi sehingga saat digunakan nantinya oleh masyarakat jalan ini aman.

“Elevasinya itu ada rumus dan itu harus betul betul dihitung, harus pertimbangkan keselamatan lalu lintas. Untuk memastikan pekerjaan di lapangan maka kami memantau ke sini,” tegas dia.

Ia menjelaskan bahwa pekerjaan jalan ada statusnya kena hutan lindung. Dulunya jalan ini dibuka lewat jalur TNI kemudian ditingkatkan lewat jalur swasta. Sekarang progres sudah dilihat dan sudah berjalan bagus.

“Cuma memang untuk tebing-tebing yang rawan longsor harus jadi perhatian,” ujar Lasarus.

Lasarus menegaskan pihaknya di DPR dan Pemerintah berupaya agar jalan ini bisa selesai, tiap tahun sudah diupayakan anggarannya. Legislator PDI Perjuangan ini mengatakan fakta dilapangan memang ada masyarakat di sekitar jalan ini yang aksesnya ke kota Putussibau hanya melewati sungai. Tentu mereka mengharapkan dan berterimakasih dengan pengerjaan ini.

“Saat ini kita berada di kilometer 36, masih ada masyarakat yang ada kampungnya di ujung jalan sana, total kita ada 148 km untuk menembus ke batas Kaltim,” sebut dia.

Pada kesempatan itu, Bupati Fransiskus Diaan atas nama pemerintah daerah Kapuas Hulu mengucapkan terimakasih atas kunjungan kerja Perseorangan Ketua Komisi V DPR RI ini.

“Melalui kegiatan ini kami berharap hasil jalan nasional yang sudah kita tinjau bersama bisa dapat perhatian,” ungkap Fransiskus Diaan.

Seperti diketahui, untuk tahun 2021 ada dua paket pekerjaan di poros Putussibau Selatan menuju batas Kaltim, ada paket pekerjaan jalan dan paket jembatan. Jembatan ada 12 unit total anggarannya Rp 92 miliar (APBN tahun 2020 dan 2021) dengan panjang 390 meter. Sedangkan paket pekerjaan jalan ada tiga segmen dengan pagu Rp 52 miliar, dari anggaran tersebut pengaspalan itu sepanjang 1,350 Km, kemudian pemeliharaan kinerja 15,80 km itu adalah down grade untuk penurunan. (dRe) Editor : admin2
#kunjungan kerja