Lebih Identik, Khas, dan Menarik
LANJAK – Festival Danau Sentarum (FDS) Tahun 2022 ini tidak saja meriah, akan tetapi lebih identik, khas, dan menarik, menampilkan kreativitas masyarakat dan inovasi para pencinta seni dan budaya Kapuas Hulu. Hal tersebut diungkapkan Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan pada malam penutupan FDS Tahun 2022 di Lanjak, Kecamatan Batang Lupar.
"Setiap hari sejak pembukaan festival sampai dengan malam ini, berbagai pertunjukan berupa tarian daerah, menyanyi, atraksi, musik etnik tradisional, olahraga tradisional masyarakat, karnaval budaya, pameran produk unggulan, cerita rakyat maupun display adat istiadat Kapuas Hulu menjadi salah satu magnet (daya tarik) untuk tetap berkunjung ke Festival Danau Sentarum ini," papar Bupati.
Melalui kesempatan tersebut, dirinya ingin menyampaikan ucapan selamat, terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara, Kementerian Pariwisata, Camat Batang Lupar, balai besar TNBKDS, para NGO, mitra pendukung kegiatan festival ini, para seniman dan budayawan, serta segenap masyarakat Kapuas Hulu atas terselenggaranya Festival Danau Sentarum yang dinilai dia meriah dan penuh makna ini.
"Semoga dalam upaya melestarikan dan mengembangkan atmosfer ekowisata di cagar biosfir Betung Kerihun Danau Sentarum merupakan wujud partisipasi, kebersamaan guna membangun masyarakat Kapuas Hulu yang Hebat bermartabat melalui bidang seni, budaya dan pariwisata," tegasnya.
Bang Sis, sapaan karib Bupati, juga berharap tujuan dari penyelenggaraan festival ini dapat menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama, bukan hanya oleh pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi, Kementerian Pariwisata maupun panitia penyelenggara melainkan oleh para seniman, budayawan, pemerhati, pelaku wisata, dan masyarakat Kapuas Hulu.
"Khususnya masyarakat Batang Lupar, sehingga Festival Danau Sentarum ini benar-benar menjadi milik masyarakat dan berdampak positif bagi kemajuan daerah dalam wujud peningkatan kunjungan wisatawan dan peningkatan investasi pariwisata di Kabupaten Kapuas Hulu," harap Bupati.
Dikatakan Bupati, walaupun Festival Danau Sentarum masih konsisten sebagai hiburan rakyat, ke depan perlu kesepakatan akan selalu melakukan evaluasi dan perbaikan-perbaikan, sehingga dengan kekayaan adat budaya dan objek wisata yang tersebar di Kabupaten Kapuas Hulu, nantinya akan mampu dikelola secara lebih profesional dan dikemas dalam formula yang sesuai dengan permintaan pasar pariwisata.
Setelah berlangsung selama empat hari, seluruh rangkaian kegiatan FDS Tahun 2022 resmi ditutup Bupati. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa FDS ini adalah agenda event promosi wisata tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, sejak 2012.
"Keberhasilan penyelenggaraan event di tahun tahun yang lalu dengan kolaborasi berbagai pihak telah menjadikan Festival Danau Sentarum ditetapkan memenuhi kriteria sebagai 100 kharisma event nusantara (Wonderful Indonesia tahun 2022) oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia," terang Bupati. (dRe) Editor : Misbahul Munir S