Pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan, kunjungan tersebut dalam rangka melihat daripada hasil pekerjaan yang telah dilaksanakan yaitu pekerjaan karya bakti. Di mana pekerjaan ini merupakan pekerjaaan bersama antara pemerintah daerah dan TNI, selain karya bakti ada juga TMMD yang dilaksanakan di Kecamatan Mentebah.
“Ini merupakan kegiatan yang sangat membantu masyarakat, dan sangat dirasakan oleh masyarakat, dimana sebelumnya daerah-daerah yang terisolir, setelah kita buka, masyarakat lebih nyaman untuk keluar masuk dari desa menuju ke kecamatan dan ke ibu kota. Tentu ini belum cukup, mudah-mudahan kedepan ini bisa kita tingkatkan lagi,” katanya.
Bupati pun berharap ke depan dengan adanya pembukaan jalan ini, yang dikerjakan Pemerintah Daerah Kapuas Hulu bersama TNI, ke depan bisa menjadi perhatian pihaknya, sehingga ini bisa di tingkatkan lagi. Soalnya, diakui dia, jika mengharapkan anggaran dari pemerintah daerah sangat terbatas. Pasalnya, diungkapkan dia, luas wilayah Kapuas Hulu yang luar biasa, dengan panjang ruas jalan kabupaten hingga 1.108 kilometer, kemudian ruas jalan desa kurang lebih hampir 800 kilometer.
"Bisa kita bayangkan total ruas jalan yang ada di kabupaten Kapuas hulu hampir 2 ribu kilometer, untuk membangun jalan tersebut kita membutuhkan anggaran yang cukup besar untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Kapuas Hulu," ujar Bupati.
Bupati pun mengucapkan terima kasih kapada seluruh masyarakat yang telah mendukung kegiatan Karya Bakti, sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar dan bisa bermanfaat untuk masyarakat. “Selaku pemerintah daerah akan selalu berupaya semaksimal mungkin, untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan jembatan dan lainnya sesuai dengan kemampuan kami,” ucapnya.
Sambung Bupati, bukan hanya jalan yang menjadi perhatian pemerintah daerah, tahun ini juga pihaknya membangun SD Merah Putih di Riam Tapang dengan total anggaran mencapai Rp4 miliar. Selain itu, dia menambahkan, tahun ini juga ada pembangunan SMP Satap yang lokasinya sudah digusur pada tahun ini dan akan dibangun dengan anggaran hampir Rp3 miliar.
“Dengan anggaran kami yang sangat terbatas coba dipahami juga, ada keterbatasan kita membangun. Bukannya kami tidak mau memperhatikan daerah kita, tetapi karena anggaran yang sangat terbatas kami harus mencicil atau secara bertahap melakukan pembangunan, karena Kapus hulu juga sangat luas,” jelas Bupati. (fik) Editor : Misbahul Munir S