Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Khusein Perlu Uluran Tangan Dermawan, Jari-jari Tak Berfungsi Setelah Alami Luka Bakar

Syahriani Siregar • Rabu, 23 Agustus 2023 | 16:51 WIB
Khusein Rifa’i. Warga Desa Menarin Kecamatan Mentebah, Kapuas Hulu ini, sudah dua tahun mengalami luka bakar yang tak kunjung sembuh.
Khusein Rifa’i. Warga Desa Menarin Kecamatan Mentebah, Kapuas Hulu ini, sudah dua tahun mengalami luka bakar yang tak kunjung sembuh.

Malang benar nasib Khusein Rifa’i. Warga Desa Menarin Kecamatan Mentebah Kabupaten Kapuas Hulu ini, sudah dua tahun mengalami luka bakar. Akibatnya, jari-jarinya tak bisa digerakkan lagi karena sudah kaku.

Taufik, Kapuas Hulu

KHUSEIN Rifa’i tak hentinya berharap luka bakar yang dialaminya segera sembuh. Sudah  dua tahun lamanya, pria 23 tahun tersebut menahan rasa sakit yang hampir membakar seluruh tubuhnya.

Kini, ia tak bisa lagi bekerja. Ruang geraknya terbatas karena jari-jarinya tak berfungsi normal.

Khusein mengalami musibah kebakaran pada 25 Juli 2021 ketika bekerja di Desa Semangut, Bunut Hulu.

Saat itu rekan kerjanya selesai masak dan mencium bau gas yang bocor. Kemudian ia berniat mengamankan, lalu tabung gas disimpan di luar. Setelah satu jam, bau gas tidak kunjung hilang di dalam ruangan.

Khusein bermaksud untuk menghilangkan bau gas tersebut dengan menghidupkan kipas angin, tapi tidak diduga saat stop kontak dihidupkan, api pun menyambar.

Ia menduga, api berasal dari stop kontak kipas angin kemudian  menyambar gas yang masih tersisa dalam ruangan tersebut.

“Mungkin bau gas di tubuh saya ini belum hilng juga sehingga api juga ikut menyambar tubuh saya. Saat itu saya hanya bisa menutup mata saya dan meminta pertolongan,” katanya, belum lama ini.

Orang tuanya pun sudah berupaya melakukan yang terbaik untuk kesembuhan Khusein. Namun untuk membuat Khusein sembuh total membutuhkan biaya lumayan besar sehingga Khusein pun membutuhkan bantuan dana dari para donatur.

Khusein mengatakan, sudah beberapa kali dibawa ke rumah sakit. Ia dibantu Alam Andreas, seorang sukarelawan yang peduli terhadap kondisi yang dialaminya saat ini.

Alam pun membawa Khusein berobat ke Putusibau, namun hasilnya belum memuaskan. Khusein kemudian di bawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo di Jakarta, hasilnya Khusein harus melewati tindakan operasi.

Namun upaya untuk penyembuhan secara total tersebut terkendala biaya sementara dirinya sendiri sudah tidak bekerja. Sementara ayahnya sendiri hanya bekerja serabutan yang hasilnya tidak menentu.

“Untuk menyembuhkan jarinya yang terkena luka bakar dan tidak bisa digerakkan tersebut, biayanya diperkirakan Rp60-80 juta,” ujarnya.

Untuk itu, Khusein pun sangat berharap ada bantuan dari orang-orang baik terhadap dirinya. Karena dirinya ingin sekali kembali beraktivitas seperti sediakala.

"Saya ingin normal seperti semula," pungkasnya. (*)

Editor : Syahriani Siregar
#luka bakar #uluran tangan dermawan #Khusein