BUPATI Kapuas Hulu Fransiskus Diaan melakukan restoking 15 ekor calon indukan ikan Arwana dan 5 ribu ekor bibit ikan Jelawat ke Danau Lindung, Nanga Empangau, Kecamatan Bunut Hilir, Selasa (28/11).
Kegiatan ini disambut antusiasme masyarakat Desa Empangau Hulu dan Empangau Hilir.
Ribuan, kepala Desa Empangau Hulu menyampaikan bahwa kali ini Bupati melepas 15 ekor Arwana serta 5 ribu ekor bibit Jelawat.
Masyarakat Desa Empangau pun mengapresiasi perhatian Pemeritah Kabupaten Kapuas Hulu.
"Semoga tahun depan bisa diadakan lagi untuk restoking di Danau Lindung Empangau," harapnya.
Ribuan menjelaskan bahwa pengelolaan sektor perikanan di Danau Lindung Empangau telah memberi hasil dan dimanfaatkan untuk kepentingan bersama di Desa Empangau.
"Tahun ini, kami sudah dapat hasil anak Arwana sebanyak 173 ekor, sebagian hasil dari penjualannya kami gunakan untuk gaji guru SMA, uang duka dan hari besar keagamaan. Selain itu kami juga sudah panen raya sebanyak 9,975 kilogram ikan konsumsi," ujarnya.
Tahun 2024 nanti, kata Ribuan, ada rencana kegiatan restocking lagi sebanyak 32 ekor Arwana secara swadaya masyarakat.
"Semoga ini semakin memaksimalkan hasil di danau lindung kami," ucapnya.
Sementara Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengatakan bahwa dirinya berusaha menepati janji, saat pertama melakukan restocking di Danau Lindung Empangau.
Dirinya kembali hadir untuk melepas calon induk Arwana dan bibit ikan Jelawat.
"Saya pernah ke sini dan melihat pengelolaan ikan di Nanga Empangau. Mudah-mudahan ikan-ikan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Empangau Hulu dan Empangau Hilir," ucapnya.
Bupati menegaskan bahwa pengelolaan ikan yang bisa memberi nilai tambah bagi masyarakat itu adalah suatu keberhasilan.
Hal ini, menurutnya, harus dipertahankan dan ditingkatkan, agar upaya pelestarian alam dan pelestarian ikan ini bisa memberi nilai tambah ke depannya.
"Saya berharap kerjasama yang baik terus dijaga dan membawa manfaat berlimpah kepada masyarakat," pungkas Bupati. (fik)
Editor : A'an