PUTUSSIBAU - Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan meninjau progres pembangunan ruas Jalan Nanga Kantuk Kecamatan Empanang hingga Sungai Antu Kecamatan Puring Kencana, Jumat (22/12).
Ruas jalan ini merupakan jalan poros untuk masyarakat di kawasan perbatasan Republik Indonesia - Malaysia.
Bupati Kapuas Hulu bersama rombongan menggunakan motor trail menyusuri jalan yang sedang dikerjakan pihak ke tiga.
"Jalan ini sedang dikerjakan dan bisa kita lalui dengan baik," katanya.
Bupati Fransiskus mengatakan, pembangunan ruas jalan ruas Jalan Nanga Kantuk Kecamatan Empanang sampai Sungai Antu Kecamatan Puring Kencana sendiri sedang dilaksanakan pengaspalan sepanjang 6 km, pembangunan lima unit Pekerjaan Box Culvert, Rehab Jembatan Sungai Sebangkang satu unit ukuran 18 x 4 m dan dilakukan penimbunan untuk penanganan daerah banjir. Nilai kontrak pekerjaan jalan ini sendiri sebesar Rp34,7 miliar.
"Kita berharap jalan ini akan membuat mobilitas masyarakat semakin baik sehingga meningkatkan pembangunan dari berbagai sektor di Empanang dan Puring Kencana," tegasnya.
Sementara Sudiono warga perbatasan Indonesia-Malaysia mengapresiasi pembangunan jalur perbatasan, tepatnya di ruas jalan Nanga Kantuk Kecamatan Empanang hingga Sungai Antu Kecamatan Puring Kencana.
“Kami sangat berterima kasih dengan adanya pembangunan jalan ini, semoga bisa membantu perputaran ekonomi yang ada di wilayah kami menjadi lebih baik lagi.
Masyarakat menjadi bahagia dan sejahtera sesuai visi misi Bupati Kapuas Hulu," ujarnya.
Sudiono mengatakan, sejauh ini Pemerintah baik itu dari Pusat hingga Kabupaten lumayan perhatian besar terhadap pembangunan jalan di perbatasan.
"Kita berharap semua jalan di perbatasan ini semuanya bisa diaspal sehingga kita merasakan kebanggaan sendiri sebagai warga perbatasan. Karena kita iri juga melihat jalan-jalan di Malaysia," pungkasnya. (fik)
Editor : A'an