PUTUSSIBAU - Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menyampaikan, bahwa pada tahun 2023 lalu sebanyak 68,08 persen jalan kabupaten di daerah tersebut dalam kondisi mantap dari total panjang ruas jalan kabupaten sepanjang 1.106,15 kilometer, yang terdiri atas 146 ruas jalan.
"Tahun ini kami masih fokus penanganan infrastruktur karena memang ketersediaan sarana dan prasarana transportasi yang baik dapat mendukung pertumbuhan ekonomi," katanya, Kamis (22/2).
Bupati mengatakan, wilayah Kabupaten Kapuas Hulu cukup luas dengan letak geografis dari desa dan kecamatan satu dengan yang lainnya cukup jauh, sehingga banyak ruas jalan yang memerlukan perhatian serius.
Saat ini penanganan infrastruktur jalan dan jembatan memerlukan anggaran cukup besar, sedangkan anggaran daerah terbatas.
Namun begitu, pemerintah daerah terus berupaya melaksanakan pembangunan dari daerah pinggiran, sehingga tidak hanya jalan kabupaten, akan tetapi jalan desa juga salah satu prioritas pembangunan.
Bupati menyebutkan untuk panjang ruas jalan desa di Kapuas Hulu 878,98 kilometer yang terdiri atas 124 ruas jalan dan tingkat kemantapannya mencapai 30,21 persen.
"Ruas jalan itu tersebar di 23 kecamatan dan 278 desa di Kabupaten Kapuas Hulu, jadi kami terus berupaya menangani pembangunan infrastruktur," ujar bupati.
Orang nomor satu di Kapuas Hulu ini mengatakan, untuk tahun 2024 ini pemerintah daerah prioritas penanganan lima ruas jalan dengan mengalokasikan kurang lebih Rp89,4 miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
"Anggaran dari DAK fisik tahun ini kami fokuskan untuk penanganan lima ruas jalan yang kondisinya memang membutuh perhatian serius," jelasnya.
Sambung bupati, lima ruas jalan yang akan ditangani melalui DAK fisik pada Tahun 2024 ini yaitu ruas jalan Semangut-Segita Kecamatan Bunut Hulu, ruas jalan Tepuai-Nanga Taman di Kecamatan Hulu Gurung dan Kecamatan Boyan Tanjung.
Kemudian ruas jalan Nanga Lidi-Kerangan Panjang Kecamatan Hulu Gurung dan Kecamatan Pengkadan, ruas jalan Simpang Senara Simpang Sekubah di Kecamatan Hulu Gurung dan Kecamatan Jongkong, ruas jalan Mataso-Ulak Pauk Kecamatan Embaloh Hulu.
"Kami juga dibantu oleh pemerintah pusat baik dari dana APBN Kementerian PUPR maupun dari Inpres serta bantuan anggaran Pemprov Kalbar, harapannya kondisi jalan di Kapuas Hulu memudahkan akses transportasi masyarakat terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, " pungkas bupati. (fik)
Editor : A'an