Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Fransiskus Diaan Apresiasi Penurunan Angka Stunting di Kapuas Hulu

A'an • Rabu, 29 Mei 2024 | 16:15 WIB

 

PERCEPATAN: Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan saat menghadiri Hight Level Meeting Percepatan Penurunan Stunting tingkat kabupaten kota di Provinsi Kalimantan Barat.
PERCEPATAN: Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan saat menghadiri Hight Level Meeting Percepatan Penurunan Stunting tingkat kabupaten kota di Provinsi Kalimantan Barat.

PUTUSSIBAU - Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menghadiri Hight Level Meeting Percepatan Penurunan Stunting di tingkat Kab/Kota Provinsi Kalimantan Barat di aula Hotel Mercure Pontianak, Senin (27/5).

Pada saat menyampaikan pidatonya Pj Gubernur Kalimantan Barat mengapresiasi kabupaten kota yang sudah melaksanakan percepatan penurunan stunting salah satunya Kabupaten Kapuas Hulu karena sudah sangat signifikan dalam percepatan penurunan stunting di kabupatennya.

Pada kesempatan yang sama juga Bupati Kapuas Hulu menyampaikan beberapa aksi penurunan stunting sehingga bisa turun secara signifikan salah satunya adalah membuat Perbup terkait penurunan stunting. "Penurunan angka stunting ini berkat kerjasama kita semua," kata Bupati.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesP2KB) Kabupaten Kapuas Hulu, Sudarso menyampaikan, dari data survei kesehatan Indonesia (SKI) prevalensi stunting pada balita di Kapuas Hulu dari tahun 2022 hingga 2023 mengalami penurunan.

"Berdasarkan data yang kami terima dari survei kesehatan Indonesia, bahwa pada tahun 2022 mencapai 37,9 persen dan tahun 2023 menurun menjadi 16,7 persen," ujarnya.

Sudarso menjelaskan juga hasil pemantauan status gizi (PSG), juga memperhatikan angka stunting pada anak di Kapuas Hulu, mengalami penurunan dari 30,3 persen di tahun 2022, menjadi 29,94 persen pada tahun 2023.

"Jadi PSG yang dilakukan di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, bisa mengukur 92,5 persen, dari seluruh sasaran balita yang ada. Artinya ada mengalami penurunan angka stunting di Kapuas Hulu," ucapnya.

Sudarso mengatakan, berdasarkan data juga bahwa ada lima kecamatan di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, mengalami penurunan jumlah stunting tersebut yaitu, Kecamatan Putussibau Selatan, Selimbau, Boyan Tanjung, Mentebah, dan Putussibau Utara.

Kemudian kata Sudarso, dari hasil data PSG juga bahwa, selama lima tahun kondisi stunting di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu dari 38,6 persen pada tahun 2018, menjadi 29, 94 persen tahun 2023. (fik)

Editor : A'an
#Kapuas Hulu #stunting #apresiasi #fransiskus diaan