Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

NU-Kemenag Gelar Istighosah dan Doa Bersama Kawal Pilkada Damai Kabupaten Kapuas Hulu

A'an • Rabu, 17 Juli 2024 | 10:46 WIB

 

BERSAMA: Ketua PCNU Kapuas Hulu bersama Kepala Kemenag Kapuas Hulu.
BERSAMA: Ketua PCNU Kapuas Hulu bersama Kepala Kemenag Kapuas Hulu.

PUTUSSIBAU - Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kapuas Hulu, Nahdatul Ulama dan Kementerian Agama Kapuas Hulu akan menggelar Istighosah dan Doa Bersama untuk mengawal Pilkada damai.

Mad Rais Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kapuas Hulu menyampaikan, Istighosah dan Tablik Akbar serta doa bersama yang akan dilaksanakan, Kamis malam (18/7) di Masjid Agung Darunnajah Putussibau dalam rangka memeriahkan hari Muharam 1446 H dan mengawal Pilkada damai.

"Jadi kegiatan istigosah tersebut terbuka untuk untuk umum, " katanya, Selasa (16/7).  Mad Rais mengatakan, dalam kegiatan tersebut nantinya akan mengundang Ustadz Zein Muhsin LC Wakil Katib Suryah PWNU Kalbar.

  "Tujuan kegiatan inikan tentunya Muharam ini tahun baru Islam, supaya juga kita lebih baik kedepannya dan termasuk Pilkada ini bisa berjalan dengan lancar. Maka dari itu Kemenag dan NU mengawal Pilkada Damai, " ujarnya.

Mad Rais menyampaikan, bahwa pada Pilkada ini siapa pun yang terpilih nantinya maka itulah pemimpin yang terbaik. Tentunya pemimpin yang diinginkan masyarakat Kapuas Hulu. 

"Maka dari itu kita berharap Pilkada kali ini sejuk dan tidak ada gesekan. Maka kita lakukan doa istighosah untuk menambah pengetahuan dan keilmuan kita, " ungkap Mad Rais.

Sementara Muhamad Yusuf Ketua PCNU Kabupaten Kapuas Hulu menyampaikan bahwa pihaknya tetap mendukung program pemerintah termasuk Pilkada.

"Dengan melakukan Istighosah ini dengan harapan bisa merangkul kaum Nahdliyin dan mendapatkan pencerahan bagi Nahdliyin dalam bersikap dewasa dalam Pilkada terutama dalam menentukan pilihan. Nahdliyin tidak terpancing dengan isu SARA, " harapnya.

Mantan Kepala KUA Putussibau Selatan itu juga mengajak kepada semua umat beragama dan elemen masyarakat dimana saat ini jelang Pilkada 2024 dapat menjaga persatuan walaupun terdapat perbedaan pilihan jangan sampai terpecah belah, untuk saling menghargai perbedaan.

"Istighosah dan zikir yang dilaksanakan ini untuk memohon doa kepada Allah SWT agar keselamatan, kemaslahatan dan keberkahan bagi bangsa Indonesia, " ujarnya.

Sambung Yusuf, Pemilu adalah tonggak penting dalam demokrasi sebuah negara. Hal ini bukan hanya tentang memilih pemimpin, tetapi juga tentang memperkuat nilai-nilai demokratis, menghormati perbedaan, dan membangun masyarakat yang inklusif.

"Kami mengharapkan semua elemen bangsa dan ummat beragama terutama generasi muda untuk senantiasa tetap menjaga komitmen bangsa juga persatuan dan kesatuan yang berlandaskan pada Pancasila dan UUD 1945 dalam membangun bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), " pungkasnya. (fik)

Editor : A'an
#Kapuas Hulu #kabupaten kapuas hulu #kementrian agama #pilkada #putussibau #nu