Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

KPPN Putussibau: Realisasi APBN Kapuas Hulu Capai Rp893 Miliar

A'an • Senin, 29 Juli 2024 | 20:15 WIB

 

 

Sri Winarto
Sri Winarto

KEMENTERIAN Keuangan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Putussibau kembali merilis APBN periode sampai dengan 30 Juni 2024, dimana realisasi belanja anggaran negara di Kapuas Hulu saat ini baru mencapai Rp893,52 miliar atau 44,23 persen dari pagu Rp2.020,21 miliar.

Sri Winarto Kepala KPPN Putussibau menjelaskan, realisasi tersebut terdiri belanja pemerintah pusat (Satker K/L) mencapai Rp164,33 miliar atau 45,34?ri pagu Rp362,45 miliar dan realisasi transfer ke Daerah mencapai Rp729,19 miliar atau 43,99?ri pagu Rp1.657,76 miliar.

"Hingga 30 Juni 2024 capaian realisasi belanja K/L yang tertinggi adalah belanja pegawai yaitu sebesar 59,17 persen disusul belanja barang sebesar 52,5 persen sedangkan belanja modal baru terserap 19,49 persen sehingga rata-rata realisasi K/L telah mencapai 45,34 persen  mendekati target rata-rata triwulan II 46,67 persen," katanya, kemarin.

Sri Winarno menjelaskan, belum tercapainya target tersebut setidaknya dipengaruhi kondisi menjelang akhir triwulan II terdapat penambahan pagu pada Dinas Koperasi UKM Perdagangan Kapuas Hulu sebesar Rp3 miliar, yang belum ada penyerapan, sedangkan satker Kantor Imigrasi Kapuas Hulu adanya tambahan pagu belanja modal sebesar Rp24,76 miliar baru terserap 4,43 persen.

"Kami mengingatkan kembali pentingnya implementasi transaksi nontunai dalam rangka meningkatkan akuntabilitas serta transparansi dalam pelaksanaan anggaran. Terdapat 13 satker yang belum menggunakan CMS agar segera berkoordinasi dengan bank mitra untuk menerapkan CMS," ucapnya.

Sri mengatakan bahwa implementasi transaksi nontunai oleh satker K/L pengelola APBN di Kapuas Hulu juga masih tergolong minim yaitu pengguna aktif KKP baru tiga satker transaksinya mencapai Rp277,1 juta, sedangkan pengguna Digipay baru dua satker dengan transaksi sebanyak 46 transaksi sebesar Rp22,83 juta.

"Transaksi penggunaan CMS oleh Bendahara baru dilakukan pada 18 rekening virtual atau 58,06% sampai akhir Juni 2024 ini. Kontribusi satker di wilayah Kapuas Hulu dalam mendukung transaksi nontunai diharapkan dapat ditingkatkan terus walaupun berada di daerah perbatasan NKRI, khususnya satke-satker yang memiliki pagu belanja besar," pungkasnya. (fik)

Editor : A'an
#Kapuas Hulu #KPPN #anggaran #apbn