Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pemkab Kapuas Hulu Siapkan Rp1,7 Miliar Untuk Beasiswa Kuliah Kedokteran Untan

Taufik As • Senin, 5 Mei 2025 | 15:28 WIB

 

 

BEASISWA: Gedung Fakultas Kedokteran Untan. Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu menggelontorkan beasiswa sebesar Rp1,7 miliar bagi siswa berprestasi untuk kuliah di sana.
BEASISWA: Gedung Fakultas Kedokteran Untan. Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu menggelontorkan beasiswa sebesar Rp1,7 miliar bagi siswa berprestasi untuk kuliah di sana.

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu kembali menggelontorkan beasiswa kedokteran Rp1,7 miliar bagi siswa berprestasi akademik, baik keluarga mampu maupun tidak mampu di tahun 2024. Beasiswa ini dalam upaya pemenuhan tenaga dokter di Bumi Uncak Kapuas.

Beasiswa mandiri tersebut merupakan bentuk kemitraan dan kerja sama antara Pemkab Kapuas Hulu bersama Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak. Jalinan kemitraan dan kerja sama tersebut sudah berlangsung cukup lama.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kapuas Hulu Elias Kinson menyampaikan, Pemkab Kapuas Hulu menyiapkan Rp1,7 miliar  untuk beasiswa kedokteran.

"Karena kita melakukan perjanjian kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Untan hingga tahun 2026," katanya, belum lama ini.

Kinson mengatakan, hingga hari ini pihaknya masih menunggu peraturan Kementerian Pendidikan Tinggi tentang penerimaan mahasiswa kedokteran baru dari jalur program beasiswa berprestasi anak.

"Apakah itu masih ada atau tidak. Sampai saat ini fakultas kedokteran belum menyampaikan hasil ke Kabupaten Kapuas Hulu terkait penerimaan mahasiswa kedokteran," ujarnya.

Kinson mengungkapkan, pihaknya akan menyesuaikan dengan regulasi terbaru, namun pihaknya tetap melakukan sosialisasi penerimaan beasiswa kedokteran ke tingkatan SMA/MAN, SMK khusus jurusan IPA.

"Sampai hari ini kita belum melakukan karena menunggu regulasi," ujarnya.

Kinson menjelaskan, dari sekolah yang akan disosialisasikan program beasiswa ini, pihaknya akan mengambil 10 siswa-siswi terbaik dari masing-masing sekolah dan akan dilakukan seleksi yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran.

"Nanti jika sudah dikumpulkan akan kembali dilakukan seleksi oleh Fakultas Kedokteran Untan dan akan diambil kembali 10 orang yang terbaik. Setelah itu akan kembali diseleksi untuk mencari empat orang siswa terbaik yang berhak untuk mendapatkan beasiswa kedokteran tersebut," jelasnya.

Kinson mengharapkan siswa-siswi yang punya prestasi bisa mempersiapkan diri untuk bersaing dengan yang lain untuk mengikuti program beasiswa kedokteran.

“Untuk seleksi nanti tidak ada intervensi dari pihak manapun, seleksi ini benar-benar murni dari hasil tim kedokteran dan kemampuan anak itu sendiri,” ucapnya.

Kinson mengingatkan kepada pihak sekolah maupun orang tua untuk tidak percaya pada pihak-pihak manapun yang menjanjikan anaknya bisa lolos kedokteran. “Jangan percaya joki yang menjanjikan bisa meloloskan anak menjadi dokter,” pesannya.

Kinson juga berharap kepada sekolah yang siswanya lulus dalam seleksi beasiswa kedokteran nanti dapat membawa nama daerah. “Mereka yang lulus dan selesai mengikuti program kedokteran ini wajib mengabdi ke daerah selama 15 tahun. Namun jika mereka gagal atau putus kuliah karena alasan sendiri, maka yang bersangkutan wajib mengembalikan uang negara,” pungkasnya. (fik)

Editor : Hanif
#beasiswa #kabupaten kapuas hulu #Bumi Uncak Kapuas #kedokteran untan #pemkab kapuas hulu #anggaran