Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

KONI Kapuas Hulu Ajukan Anggaran Rp5,7 Miliar untuk Porprov 2026

Taufik As • Jumat, 23 Mei 2025 | 11:15 WIB
ANGGARAN : KONI Kapuas Hulu saat berkunjung ke DPRD untuk mengupayakan tambahan anggaran untuk pelaksanaan Pra Porprov.
ANGGARAN : KONI Kapuas Hulu saat berkunjung ke DPRD untuk mengupayakan tambahan anggaran untuk pelaksanaan Pra Porprov.

PONTIANAK POST - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kapuas Hulu terus mengupayakan tambahan anggaran untuk pelaksanaan Pra Porprov melalui APBD Perubahan tahun 2025 serta untuk kegiatan Porprov tahun 2026 yang akan diusulkan dalam APBD 2026.

Dalam pertemuan bersama DPRD Kapuas Hulu pada Selasa, 20 Mei, Sekretaris Umum KONI Kapuas Hulu, Buhari Muslim, bersama jajaran, mengajukan kebutuhan dana sebesar Rp5,7 miliar untuk pelaksanaan Porprov Kalimantan Barat 2026 di Kota Pontianak, serta Rp500 juta untuk Pra Porprov 2025.

Ia menjelaskan bahwa anggaran hibah KONI tahun 2025 yang hanya sebesar Rp300 juta masih sangat terbatas dalam mendukung kegiatan pembinaan dan operasional cabang olahraga (cabor). Oleh karena itu, KONI mengajukan tambahan Rp500 juta untuk Pra Porprov dan juga menyampaikan estimasi anggaran Porprov 2026.

Pria yang akrab disapa Unggal ini menegaskan bahwa tanpa penambahan anggaran, persiapan menjelang Porprov akan terasa sangat berat, terlebih karena tahun ini merupakan masa penting bagi pembinaan atlet menjelang puncak kompetisi tersebut.

“Pengajuan Rp5,7 miliar ini mencakup berbagai kebutuhan besar seperti kostum untuk atlet, pelatih, panitia (sekitar 700 orang), transportasi, konsumsi, hingga akomodasi,” jelasnya.

Unggal berharap usulan tersebut bisa disetujui oleh Pemerintah Daerah dan didukung penuh oleh DPRD Kapuas Hulu dalam proses penganggaran. Ia menekankan pentingnya Porprov bagi daerah karena menjadi ajang mempertahankan prestasi, di mana saat ini Kapuas Hulu menempati posisi ke-7.

Selain mengusulkan dana untuk Porprov, KONI Kapuas Hulu juga menyampaikan rencana pelaksanaan seleksi tingkat provinsi (Kejurprov) dan Kejuaraan Daerah (Kejurda) sebagai persyaratan menuju Porprov 2026. Ia menambahkan, mulai Agustus 2025 hingga dua bulan sebelum pelaksanaan Porprov, pihaknya akan melakukan pendataan atlet untuk setiap cabor.

Dari 36 cabang olahraga di bawah naungan KONI Kapuas Hulu, saat ini baru tiga yang telah mengikuti Kejurprov. Sisanya masih menunggu pelaksanaan secara bertahap oleh masing-masing Pengprov.

Unggal menyatakan bahwa audiensi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kolaborasi antara KONI, DPRD, dan Pemda untuk memajukan olahraga prestasi di Kapuas Hulu.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kapuas Hulu, Masuhardi, menyambut baik pertemuan dengan KONI. Ia menyampaikan bahwa DPRD siap mendorong dan mengawal pengajuan tambahan anggaran sebesar Rp500 juta di APBD Perubahan 2025 dan mendukung penganggaran untuk Porprov 2026.

Menurut politisi PPP tersebut, dana Rp300 juta yang diberikan saat ini tidak mencukupi untuk membiayai kegiatan pembinaan dan persiapan menghadapi Porprov. Karena itu, DPRD meminta KONI untuk menyusun rincian kebutuhan anggaran secara detail, termasuk jadwal pelaksanaan Kejurda dan Kejurprov.

Masuhardi menegaskan bahwa DPRD akan terus mendukung kemajuan olahraga di Kapuas Hulu dan mendorong agar Pemda turut memberikan perhatian lebih. Porprov yang merupakan ajang empat tahunan, katanya, harus menjadi momentum untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi daerah.

Terkait usulan Rp5,7 miliar dari KONI, Masuhardi memastikan bahwa DPRD siap mendampingi proses pengusulan tersebut. Ia juga mengingatkan pentingnya komunikasi intens antara KONI dan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan pengembangan olahraga secara optimal. (fik)

Editor : Hanif
#Kapuas Hulu #ajukan anggaran #koni #porprov 2026