Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pemkab Kapuas Hulu Bangun SPAM dan Sanitasi di 11 Desa, Dapat DAK Rp5,1 Miliar

Taufik As • Rabu, 4 Juni 2025 | 11:36 WIB
SPAM: Pembangunan SPAM yang pernah dilakukan Dinas PUPR Kapuas Hulu pada tahun 2024.
SPAM: Pembangunan SPAM yang pernah dilakukan Dinas PUPR Kapuas Hulu pada tahun 2024.

PONTIANAK POST - Tahun 2025 ini, Pemkab Kapuas Hulu mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) dan Sanitasi sebesar Rp5,1 miliar dari Kementerian PUPR. Bantuan tersebut guna menunjang pembangunan sejumlah sarana dan prasarana SPAM dan Sanitasi di Kabupaten Kapuas Hulu.

“Program ini memang usulan dari kita tahun 2024 lalu. Dalam rangka mendukung penanganan stunting,” kata Antonius Budi Kepala Bidang Penyehatan Lingkungan pada Dinas PUPR Kapuas Hulu, Selasa (3/6).

Budi mengatakan, untuk penerimaan bantuan dari pemerintah pusat itu ada 11 desa yaitu Desa Karya Mandiri, Desa Nanga Semangut, Desa Tekalong, Desa Melapi, Desa Mawan, Desa Hulu Pengkadan, Desa Seneban, Desa Belikai, Desa Labian Iraang, Desa Saujung Giling Manik, Desa Ulak Pauk.

“Untuk pengerjaannya dengan sistem swakelola. Artinya masyarakat setempat yang mengerjakan proyek tersebut,” ujarnya.

Budi mengatakan, untuk pembangunan SPAM dan sanitasi tersebut setiap desa akan mendapatkan anggaran kurang lebih Rp400 juta. Dimana dana tersebut untuk pembangunan 25 WC dan anti septik.

“Jadi dana tersebut 60- 70 persen digunakan untuk pembangunan fisik dan sisanya digunakan untuk biaya pendukung,” ungkapnya. Lanjut Budi, untuk pengawasan kegiatan tersebut tetap ada dari pihaknya, kemudian akan ada pengawasan dari kelompok masyarakat.

“Kita harapkan pekerjaan tersebut sesuai dengan RAB dan tidak ada kendala dilpangan dan terakhir harapan kita program ini dapat mendukung standar pelayanan minimal dan bisa menurunkan stunting di Kapuas Hulu,” ungkapnya.

Sambung Budi, jika pembangunan SPAM dan sanitasi tersebut selesai diharapkan agar dapat dirawat, karena setelah selesai pembangunan itu akan serahkan ke desa. “Kita berharap ada iuran dari warga untuk merawat pembangunan SPAM dan sanitasi yang sudah dibangun nanti,” pungkasnya. (fik)

Editor : Hanif
#Kapuas Hulu #spam #sanitasi #akses air bersih #dak