PONTIANAK POST - Masyarakat Kecamatan Embaloh Hilir Kabupaten Kapuas Hulu merasa kecewa dengan Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan dan Ketua Komisi V DPR RI periode 2024-2029, Lasarus.
Dua Kader PDI Perjuangan ini dihadapan masyarakat pernah berjanji akan kembali membangun jalan Nanga Manday-Nanga Embaloh melalui dana Instruksi Presiden (Inpres). Hanya saja, realisasi janji dipertanyakan karena tidak ada pembangunan jalan yang akan dilanjutkan ke ruas jalan Nanga Manday - Nanga Embaloh yang pernah dibangun pada tahun 2023 lalu.
Nyikong Ketua Lintas Kapuas (KLK) Embaloh Hilir menyampaikan, bahwa masyarakat sudah kecewa dengan janji yang diucapkan Bupati dan Lasarus Ketua Komisi V DPR RI sebelum kampanye Pilkada 2024 yang akan membangun jalan Nanga Manday - Nanga Embaloh.
“Janji untuk membangun jalan Nanga Manday - Nanga Embaloh itukan sempat mereka berdua ucapkan saat kampanye Pilkada 2024 kemarin. Dana Inpres tahun 2024 untuk pekerjaan jalan itu akan dibangun pada tahun 2025. Tapi sampai sekarang belum ada informasinya,” katanya, Minggu (15/6).Nyikong menyebutkan pada tahun 2023 lalu, Kecamatan Embaloh Hilir sempat mendapatkan dana Inpres Rp29 miliar untuk pembangunan jalan Nanga Manday - Nanga Embaloh.
“Untuk aspal yang sudah dibangun ada 2,7 kilometer. Kemudian yang lainnya sisanya pengerasan,” ujarnya.“Kami masyarakat tidak tahu dan tidak memahami dana dari mana untuk pembangunan jalan ini. Kami hanya mau bagaimana jalan kami ini selesai dibangun,” harapnya.
Nyikong mengatakan, warga dari beberapa desa belum lama ini juga melakukan gotong royong perbaikan jalan dan jembatan seadanya dengan swadaya masyarakat agar masyarakat lebih nyaman melewatinya.
“Saat ini juga dijalan Nanga Manday - Nanga Embaloh banyak juga jembatan yang mau roboh seperti jembatan Semulung- Siawan dan Ulak Kabik sudah mau roboh,” ujarnya.
Dirinya pun berharap kepada bupati dan Lasarus tetap melanjutkan pembangunan jalan yang sudah dijanjikan karena masyarakat sangat membutuhkan jalan tersebut.
“Karena saat ini Kecamatan Embaloh Hilir ini masih kategori kecamatan tertinggal karena akses jalan masih sulit dilalui kendaraan,” ungkapnya.
Sementara Andi Kepala Desa Nanga Embaloh Kecamatan Embaloh Hilir mengatakan, untuk jalan Nanga Embaloh - Nanga Mandai kurang lebih 19 kilometer yang belum dibangun.“Dulu sih janjinya mau menyelesaikan jalan Nanga Manday-Nanga Embaloh,” katanya, Minggu (15/6) (fik)
Editor : Hanif