PONTIANAK POST - Dalam rangka menjaga, mengawasi, serta mengamankan perbatasan Bea Cukai Nanga Badau secara rutin melaksanakan kegiatan patroli darat.
Pada kegiatan patroli darat ini Bea Cukai Nanga Badau bekerja sama dengan Satgas Pamtas RI-MLY Yonkav 3 Andhaka Cakti untuk monitoring jalur perbatasan yang tidak resmi/jalur tikus, Jumat (27/6).
Bea Cukai Nanga Badau bersama-sama dengan Satgas Pamtas TNI YONKAV-3 melakukan kegiatan patroli darat dalam rangka pemeriksaan titik-titik rawan penyelundupan barang ilegal.
Patroli ini bertujuan untuk pemetaan jalur tikus baru dan meng-update situasi dan kondisi terkini di sepanjang garis perbatasan RI-Malaysia di wilayah Kecamatan Badau untuk mengantisipasi adanya pemasukan barang-barang ilegal khususnya penyelundupan narkoba karena memiliki historikal percobaan penyelundupan narkoba yang berhasil digagalkan.
Kegiatan ini dilakukan secara rutin dan terus menerus sebagai wujud kolaborasi tugas dan fungsi Bea Cukai Nanga Badau dan Satgas Pamtas TNI Yonkav-3/Andhaka Cakti dalam rangka menjaga daerah perbatasan.
Kepala Kantor Bea Cukai Nanga Badau Henry Imanuel Sinuraya mengatakan, bahwa pihaknya secara rutin melaksanakan kegiatan patroli darat demi keamanan perbatasan.
"Bahwa keamanan perbatasan merupakan tanggung jawab bersama, Bea Cukai Nanga Badau tidak bisa sendiri dalam mengamankan wilayah perbatasan dibutuhkan juga sinergi antaraparat penegak hukum wilayah perbatasan serta masyarakat perbatasan pun juga diharapkan turut serta dalam mengamankan wilayah perbatasan," katanya.
Henry mengimbau dan mengajak masyarakat perbatasan wilayah Kapuas Hulu untuk menggunakan jalur resmi perbatasan yaitu PLBN Badau apabila hendak bepergian keluar/masuk negara Indonesia-Malaysia.
Sementara Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 3/AC, Letkol Kav Alfid Dwi Arisanto mengharapkan agar masyarakat mematuhi hukum yang berlaku di negara kita serta memahami dan melaksanakan prosesur dan mekanisme kegiatan pelintasan perbatasan.
"Kami akan terus sinergis dan membantu serta koordinasi dengan pihak terkait terhadap barang-barang ilegal khususnya narkoba di daerah perbatasan," ujarnya.
Dansatgas mengatakan, pihaknya terus berkomitmen menindak tegas terhadap para pelaku kegiatan ilegal di perbatasan serta kegiatan yang melanggar hukum di Negara Republik Indonesia. (fik)
Editor : Hanif