Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Tidak Semua Desa di Kapuas Hulu Kebagian Program Bedah Rumah pada 2025

Taufik As • Jumat, 26 September 2025 | 11:28 WIB
Program BSPS yang pernah dilaksanakan di Kabupaten Kapuas Hulu.
Program BSPS yang pernah dilaksanakan di Kabupaten Kapuas Hulu.

PONTIANAK POST - Program Bedah Rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) mulai berjalan pada bulan Agustus 2025 kemarin.Pemerintah Pusat telah memulai proses penyerapannya dan memastikan pekerjaan fisik untuk program BSPS sudah berjalan.

Sementara di Kabupaten Kapuas Hulu informasinya mendapatkan ratusan program BSPS, dan saat ini pun mulai berjalan. Namun di Kapuas Hulu tidak semua desa mendapatkan program BSPS ini.

"Untuk Kecamatan Putussibau Utara Tahun 2025 ini tidak ada dapat bantuan BSPS. Tetapi untuk Kegiatan RTLH dari Anggaran DAU Pemda Kapuas Hulu melalui Dinas Perkim tahun 2025 ini ada dapat bantuannya," kata Yohanes Telajan Camat Putussibau Utara, Jumat (26/9).

Ditambahkan Yeddy Surahman Camat Jongkong menyampaikan, untuk Kecamatan Jongkong hingga hari ini pihaknya belum mendapatkan informasi terkait BSPS.

"Langsung saja ke PUPR saja atau ke sekretariat daerah untuk informasi jelasnya. Kami juga saat ini masih pendataan RTLH setiap tahunnya. Masih proses pendataan di masing-masih desa," ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Camat Selimbau Ramli menyampaikan, bahwa untuk daerahnya mendapatkan 63 bedah rumah yang terdiri dari 28 unit untuk Desa Gudang Hulu dan 35 unit Desa Piasak Hulu.

"InsyaAllah bulan depan hingga Desember 2025 program BSPS ini sudah berjalan," ujarnya.

Ramli mengaku bersyukur, daerahnya mendapatkan perhatian dari Pemerintah Pusat berupa program BSPS ini, meskipun masih banyak rumah RTLH yang masih harus dibenahi pemerintah.

"Masih banyak rumah tak layak huni yang harus diperhatikan pemerintah, terutama rumah di daerah danau," ucapnya.

Sementara itu Pane Pasogit Camat Badau menyampaikan, bahwa wilayahnya mendapatkan juga program BSPS ini.

"Untuk alokasi perdesa tidak ada kemarin dijelaskan. Sesuai dengan usulan, Desa Seriang mendapatkan 16 KK dan Desa Tajum 31 KK," ucapnya.

Pria disapa Ogit ini menyampaikan, dana yang  didapatkan 1 rumah /KK Rp 20 juta terdiri dari material dan upah tukang.

"Sekarang masih dalam tahap penyelesaian proposal dari tim BSPS mungkin awal Oktober dana sudah cair dan sudah bisa mulai pembangunan," ujarnya.

Dirinya pun bersyukur wilayahnya dapat program BSPS karena program ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat untuk memperbaiki rumah tidak layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sehingga sangat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat dan mendukung upaya pengentasan kemiskinan.

"Ketersediaan program ini juga menambah kelengkapan upaya pemerintah daerah dalam menyediakan rumah yang lebih layak huni bagi warganya," pungkasnya. (fik)

Editor : Miftahul Khair
#Kapuas Hulu #desa #bantuan stimulan perumahan swadaya #BSPS