Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

PCNU Kabupaten Kapuas Hulu Gelar Konfercab ke- 5, Pilih Kepengurusan Baru

Taufik As • Senin, 29 September 2025 | 15:22 WIB
Konfercab ke - V PCNU Kabupaten Kapuas Hulu mulai dilaksanakan untuk mencari pemimpin baru.
Konfercab ke - V PCNU Kabupaten Kapuas Hulu mulai dilaksanakan untuk mencari pemimpin baru.

PONTIANAK POST - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kapuas Hulu menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-V di Aula DPRD Kapuas Hulu, Sabtu (27/9). Acara ini bertujuan untuk memilih kepengurusan baru yang akan memimpin PCNU Kabupaten Kapuas Hulu kedepan.

Pembukaan Konfercab dihadiri perwakilan Forkopimda, Ormas, dan jajaran PCNU Kapuas Hulu unsur Banom maupun lembaga termasuk Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Barat, Syarif.

Ketua PWNU Kalimantan Barat, Syarif menyampaikan, dalam Konfercab NU Kapuas Hulu secara mekanisme harus dapat dilaksanakan sesuai aturan.

"Kita berharap konferensi ini dapat melahirkan kepengurusan yang lebih baik dari sebelumnya," katanya.

Syarif juga mengatakan, Pemerintah khususnya Pemda Kapuas Hulu jangan khawatir dengan NU, karena tidak ada sejarahnya NU berkhianat dengan negara.

"NU harus terus bersinergi dengan pemerintah dalam menjadikan Kapuas Hulu semakin hebat dalam membangun, memajukan, mensejahterakan masyarakat dengan adil," ujarnya.

Ketua PWNU menyampaikan NU harus mandiri. Kemandirian NU dengan menggerakkan koin NU, penting dilakukan agar pergerakan NU tidak terbatas khususnya dalam mewujudkan program-program strategis untuk masyarakat misalnya penguatan ekonomi keluarga maslahah, lembaga pendidikan ma'arif, pondok pesantren dan lain-lain.

Syarif yang juga Rektor IAIN Pontianak ini juga menjelaskan bahwa PWNU telah melaksanakan kaderisasi PD PKPNU dan penguatan struktur.

"Kita punya 1.136 kader penggerak NU tetapi belum bisa bergerak secara optimal, jika sudah optimal maka program strategis baru bisa dilaksanakan sebagai upaya mewujudkan masyarakat Kapuas Hulu yang semakin hebat," ujarnya.

Untuk itu Syarif mengajar seluruh kader NU dapat menguatkan khidmat dan harus menlaksanakan prinsip Trilogi NU yaitu disiplin aturan, disiplin sistem, dan disiplin kebijakan.

"Mari terus mencintai Kapuas Hulu, menjaga NKRI dan NU agar tetap menjadi peradaban dunia," tutupnya. (fik)

Editor : Miftahul Khair
#Kapuas Hulu #Kepengurusan Baru #konfercab #pcnu