PONTIANAK POST – Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kapuas Hulu periode 2025–2028 resmi dilantik oleh Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Kalimantan Barat, Hubertus Vincensius Wake, di Aula Rumah Dinas Bupati Kapuas Hulu, Jumat (24/10). Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Masa Penerimaan Anggota (Mapenta) bagi calon anggota baru serta Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang menjadi bagian dari rangkaian Bulan Kaderisasi dalam menyongsong Dies Natalis Pemuda Katolik ke-80.
Ketua Komcab Kapuas Hulu, Paulinus Gotong, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya telah membentuk kepengurusan hingga tingkat Komisariat Anak Cabang (Komac). Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu sehingga kegiatan pelantikan dapat terlaksana dengan lancar. “Mapenta ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kaderisasi Pemuda Katolik dalam berkarya bagi Gereja dan tanah air,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komda Pemuda Katolik Kalbar, Hubertus Vincensius Wake, menekankan pentingnya peran Pemuda Katolik dalam pembangunan daerah. “Pemuda Katolik harus hadir dengan semangat kolaboratif, inovatif, dan solider untuk menjadikan Kapuas Hulu semakin hebat,” tegasnya.
Pastor Moderator Komcab Kapuas Hulu, RD Samuel, turut mengingatkan agar setiap kader memahami Ajaran Sosial Gereja sebagai dasar langkah organisasi. “Pemuda Katolik harus menjadi garam dan terang dunia, termasuk dalam kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat,” pesannya.
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, yang hadir sekaligus membuka Rakercab, berharap Pemuda Katolik terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan menjaga nilai toleransi. “Kapuas Hulu dikenal sebagai daerah yang majemuk. Mari kita rawat keberagaman ini agar menjadi kekuatan bersama menuju Kapuas Hulu yang semakin hebat,” ucap Bupati.
Kegiatan Rakercab turut dihadiri berbagai tokoh daerah, antara lain Kapolres Kapuas Hulu, perwakilan Dandim 1206/Putussibau, perwakilan Pengadilan Negeri Kapuas Hulu, Kepala OPD, WKRI, GP Ansor, para pastor, tokoh Katolik, serta perwakilan ormas dan OKP se-Kabupaten Kapuas Hulu. (fik)
Editor : Hanif