Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Dinkes Temukan 5 Dapur MBG di Kapuas Hulu Tidak Memenuhi Standar Higienis dan Sanitasi

Taufik As • Rabu, 5 November 2025 | 13:58 WIB
Ilustrasi program makan bergizi gratis (MBG).
Ilustrasi program makan bergizi gratis (MBG).

PONTIANAK POST - Kasus belasan siswa di dua sekolah dasar di Kapuas Hulu yang diduga mengalami keracunan akibat menu Makan Bergizi Gratis (MBG) mengungkap fakta mengejutkan. Sebanyak lima dapur SPPG di wilayah tersebut dinyatakan tidak memenuhi standar higienis.

Kepala Dinkes PP KB Kabupaten Kapuas Hulu, Sudarso menyampaikan, pihaknya telah melakukan inspeksi kelayakan laik (IKL) higienis sanitasi tempat pengelolaan pangan (TPP), di dapur program makanan bergizi gratis (MBG) wilayah Putussibau.

"Di mana hasilnya, ada sebanyak lima dapur MBG di wilayah Kecamatan Putussibau Selatan dan Kecamatan Putussibau Utara, ditemukan ketidaksesuaian atau tidak memenuhi persyaratan, terhadap laik higienis sanitasi tersebut," jelasnya.

Lanjut Sudarso, lima dapur MBG tersebut yaitu berada di Kecamatan Putussibau Selatan, di Jalan Banin Kedamin Hilir, Jalan Untung Sridadi Kedamin Hulu, dan sementara Kecamatan Putussibau Utara Pala Pulau (2 lokasi), dan Hilir Kantor.

"Hasil pemeriksaan kelayakan laik higienis sanitasi tersebut, sudah disampaikan ke pihak pengelola dapur MBG, agar segera dipenuhi kelayakannya, sesuai dengan rekomendasi, " ujarnya.

Sudarso mengatakan, dalam melakukan inspeksi kelayakan laik higienis sanitasi TPP tersebut, petugasnya melakukan inspeksi bagian area luar dan area dalam bangunan tersebut.

Sedangkan temuannya, di antaranya adalah bagian luar seperti, lokasi tidak bebas dari pencemaran bau, asap dan debu, tidak bebas dari sumber vektor, serta binatang pembawa penyakit.

"Kemudian, bangunan dan fasilitasnya, seperti area parkir kendaraan terlalu dekat dengan pintu masuk bangunan, sehingga berpotensi menyebabkan kontaminasi asap kendaraan, " ungkapnya 

Temuan lainnya kata Sudarso yaitu, tidak tersedia tempat sampah di luar, dan tidak ditutup rapat, sistem drainase di luar tidak bersih, tidak memiliki grease trap atau penangkapan lemak, dan banyak lagi lainnya yang menjadi temuan.

"Setelah itu bagian area dalam diantara yaitu, area penyimpanan umum, area penyimpanan bahan pangan, dan area pencucian, banyak lagi bagian area dalam," jelasnya. (fik)

Editor : Miftahul Khair
#Mbg #higienis #SPPG #dapur