JAKARTA - Tenun Iban Kapuas Hulu kembali menorehkan prestasi di kancah nasional setelah tampil memukau pada Jakarta Fashion Week 2026 yang digelar di Pondok Indah Mall, 5 November 2025.
Koleksi “LIMINAL” karya desainer Wilsen Willim menampilkan 12 busana yang memadukan tenun Iban, baik tenun sidan maupun tenun ikat, dengan material modern.
Perpaduan ini menghadirkan keseimbangan antara keanggunan warisan budaya dan kekuatan desain kontemporer.
Baca Juga: Tenun Corak Insang, Identitas Melayu Pontianak yang Hadapi Tantangan Regenerasi
Partisipasi tenun Iban Kapuas Hulu tidak datang secara tiba-tiba.
Inisiatif Yayasan Kawan Lama dan Cita Tenun Indonesia melalui program pemberdayaan masyarakat Iban bertajuk “Aram Bekelala Tenun Iban” menargetkan empat dusun di Kecamatan Embaloh Hulu, yakni Dusun Lauk Rugun, Dusun Mungguk, Dusun Sungai Utik, dan Dusun Pulan.
Program ini berlangsung dari Januari hingga Juni 2025.
Paskalia Wandira, pengrajin tenun asal Dusun Lauk Rugun, mengungkapkan kebanggaannya karena kain tenun Iban kini tampil di panggung nasional.
Ia menilai penampilan tenun dalam rancangan busana modern sekaligus mempromosikan budaya dan meningkatkan ekonomi hijau masyarakat lokal.
Plt. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kapuas Hulu, M. Nazaruddin, menambahkan bahwa keberhasilan pengrajin menampilkan wastra di Jakarta Fashion Week akan meningkatkan perhatian publik terhadap wisata budaya dan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Sekda Kalbar Harisson Kagum Tenun Sidan di Pameran MTQ XXXIII
Sementara itu, Kepala Desa Rantau Prapat, Midun, menyebut program pemberdayaan telah meningkatkan ekonomi pengrajin.
Dari sebelumnya petani karet dengan penghasilan terbatas, kini mereka menikmati peningkatan hingga 300% sejak fokus pada produksi kain tenun.
Midun berharap pemerintah daerah terus mendukung pengrajin agar prestasi tenun Iban semakin mengharumkan nama Kabupaten Kapuas Hulu.(*/r)