PONTIANAK POST - Polres Kapuas Hulu terus melakukan penyelidikan kasus hilangnya uang negara milik Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP KB) Kapuas Hulu sebesar kurang lebih Rp500 juta. Terbaru, Polres Kapuas Hulu telah memanggil pihak salah satu bank daerah di Kalbar cabang Putussibau.
AKBP Roberto Aprianto Uda Kapolres Kapuas Hulu menyampaikan, pihak korban dari dinas kesehatan, sudah memberikan keterangan atas kasus tersebut.
"Pihak perbankan sudah ada pemanggilan untuk memberikan keterangan," katanya, Senin (17/11).
Kapolres mengatakan, kasus tersebut diduga mengarah ke phishing atau kejahatan siber, dan pihaknya masih terus melakukan pendalaman.
"Dalam kasus tersebut, kami sudah berkoordinasi dengan Mabes Polri, untuk melakukan tindak lanjut penyelidikan kasus phishing atau kejahatan siber itu sendiri," ungkapnya.
Kepala Cabang salah satu bank daerah di Putussibau tersebut menyampaikan, pihaknya sudah mendapatkan pemanggilan terhadap dari Kepolisian, terkait kasus uang Dinkes yang hilang dalam aplikasi CMS tersebut.
"Kemarin sudah saya serahkan ke supervisor pelayanan dan penghimpun dana, dan saya belum dapat laporan, apakah sudah memberikan keterangan atau belum," pungkasnya. (fik)
Editor : Miftahul Khair