PONTIANAK POST - Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Kapuas Hulu mendukung percepatan 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dalam rangka mewujudkan Astacita Presiden RI.
Ketua KTNA Kapuas Hulu Topan Ali Akbar menyampaikan, bahwa program kampung nelayan ini mencerminkan arah pembangunan yang jelas untuk mewujudkan Astacita Presiden Prabowo, dengan fokus pada pemerataan, kedaulatan, dan kemakmuran rakyat terutama bagi kalangan nelayan melalui program desa nelayan.
"Maka kita sangat mendukung program kampung nelayan ini. Karena program ini tentu memberikan dampak perekonomian bagi masyarakat yang berada di pesisir sungai," katanya, Kamis (19/11).
Bahkan baru-baru ini kata Ali, dirinya bersama Ketua DPRD Kapuas Hulu, Komisi B DPRD Kapuas Hulu serta Kepala Desa Nibung sudah menghadap Ditjen Nelayan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan yang membidangi terkait kampung nelayan ini.
"Kapuas Hulu kemarin mengajukan enam desa untuk kampung nelayan. Nomor urut satu itu Desa Nibung, karena awal peluncuran program kampung nelayan ini, desa Nibung ini sudah mendaftarkan diri," katanya Ketua DPRD Kapuas Hulu ini.
Ali menjelaskan, sebanyak dua desa mendapatkan program kampung nelayan di Kalimantan Barat pada 2025, yakni Desa Ujung Said Kecamatan Jongkong dan satu lagi di Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas.
Ia mengatakan, dalam pertemuan mereka dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan, pihaknya juga menyampaikan kelemahan dalam mendukung program kampung nelayan, salah satunya masalah listrik.
"Karena salah satu syarat untuk mendukung program kampung nelayan ini kan adalah listrik. Sementara listrik kita terbatas. Makanya kita berharap permasalahan seperti ini dapat menjadi pertimbangan dari Pemerintah Pusat sebelum program kampung nelayan ini diberikan kepada kita," pungkasnya. (fik)
Editor : Miftahul Khair