PONTIANAK POST - Desa Ujung Said, Kecamatan Jongkong Kabupaten Kapuas Hulu satu-satunya desa di Kapuas Hulu, yang mendapatkan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dari Kementerian Perikanan dan Kelautan RI pada tahun ini.
Program yang memiliki anggaran dari APBN sebesar Rp20 miliar, untuk membangun kampung nelayan merah putih tersebut hingga saat ini masih dalam proses pembangunan.
Dalam program ini, PT Tunggal Jaya sebagai pelaksana dalam bangunan fisik dengan nilai sebesar Rp10,5 miliar. Bangunan fisik yang dikerjakan untuk mendukung program kampung nelayan ini adalah jalan pelantaraan beton, tambatan perahu, kios pemasaran, kantor pengelolaan, balai nelayan, sherter perbaikan jaringan, gazebo, gedung mesin genset, sherter cool box, kios kuliner, dan kios pembekalan.
Perwakilan dari PT Tunggal Jaya, Rio menyampaikan bahwa untuk pekerjaan pembangunan fisik kampung nelayan mulai dari dermaga hingga jalan sudah berjalan sebulan.
"Sementara untuk pekerjaan jalan dermaga ini masih berjalan ada pengecoran dan pemasangan slop," katanya, Kamis (19/11).
Rio mengatakan, sesuai kontrak untuk pembangunan kampung nelayan di Desa Ujung Said ini selesai pada bulan Desember 2025.
"Untuk sementara pekerjaan berjalan aman dan lancar termasuk tidak ada kendala dalam penyuplaian material ke lokasi. Kita berharap pembangunan kampung nelayan ini dapat berjalan lancar," harapnya.
Sementara itu Kepala Desa Ujung Said Kecamatan Jongkong Dian Pramana menyampaikan, saat ini pembangunan kampung nelayan merah putih masih proses pengerjaan.
"Bangunan yang sedang dikerjakan saat ini seperti, jalan pelantaraan beton, tambatan perahu, kios pemasaran, kantor pengelolaan, balai nelayan, sherter perbaikan jaringan, gazebo, gedung mesin genset, sherter cool box, kios kuliner, dan kios pembekalan," ujarnya.
Kades menyampaikan, warganya sangat menyambut baik dan bangga, dengan adanya program Kampung Nelayan Merah Putih tersebut, karena hanya Desa Ujung Said dapat program KNMP di Kapuas Hulu.
"Tentunya membuka lapangan kerja, mempermudah nelayan dalam pemasaran hasil tangkapan ikan, dan mendorong perekonomian masyarakat Desa Ujung Said, khusus yang bidang nelayan," pungkasnya. (fik)
Editor : Miftahul Khair