PONTIANAK POST - Pemerintah pusat resmi menetapkan pembentukan Kementerian Urusan Haji dan Umroh sebagai lembaga baru yang akan menangani pelayanan haji dan umroh secara lebih terstruktur di seluruh Indonesia. Dampaknya, setiap daerah diinstruksikan membentuk kantor pelayanan setingkat daerah sebagai perpanjangan tangan kementerian tersebut, termasuk di Kabupaten Kapuas Hulu.
Iswandi Kasi Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Kapuas Hulu menyampaikan, bahwa untuk pembangunan Kantor Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) di Kapuas Hulu akan dibangun tahun 2026. "Untuk anggarannya sebesar Rp3 miliar dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) . Bulan Januari sampai Mei 2026 itu sudah mulai proses lelang, dan Juni sudah mulai pekerjaan fisik," katanya, Senin (24/11).
Iswandi mengatakan, untuk lokasi pembangunan layanan haji ada dua opsi yakni di belakang kantor Kementerian Agama dan satu lagi di bekas kantor Korpri Putussibau Kota.
"Masalah lokasi ini sudah kita koordinasikan dengan Pemkab Kapuas Hulu. Dan ini pun sudah disetujui oleh Pemerintah Daerah," ucapnya.
Iswandi mengatakan, bahwa pihaknya dalam pembangunan kantor layanan haji hanya diminta untuk menyiapkan lahan. "Sementara untuk pelaksanaan pembangunan itu semuanya dari Pemerintah Provinsi," ujarnya.
Dengan hadirnya kantor tersebut kata Iswandi, masyarakat nantinya tidak perlu lagi melakukan pengurusan melalui kantor kabupaten lain atau instansi di provinsi. Seluruh proses mulai dari pendaftaran, pembinaan, hingga konsultasi keberangkatan haji dan umroh akan terpusat di daerah.
Lanjut Iswandi, selain akan dibangun kantor layanan haji pada tahun 2026, di lokasi yang sama nanti akan dibangun asrama haji.
"Untuk pembangunan asrama haji insyaallah akan dibangun juga di tahun 2026. Yang rencananya dibangun berdampingan dengan kantor layanan haji," ujarnya.
Untuk dana sendiri, kata Iswandi, dirinya kurang tahu berapa jumlahnya karena pembangunan asrama haji ini menggunakan dana APBD.
"Tapi yang jelas, jika kedua kantor ini dibangun jelas sangat representatif karena sangat memudahkan dalam pelayanan dan administrasi haji itu sendiri," tuturnya.
Sambung Iswandi, dirinya berharap kehadiran kantor dan asrama haji ini nanti dapat meningkatkan kualitas pelayanan haji dan umroh sekaligus mempercepat akses masyarakat terhadap informasi dan administrasi ibadah.
"Selain itu, keberadaan kantor dan asrama baru ini nanti ditargetkan mampu mendorong peningkatan efisiensi birokrasi serta mendukung misi nasional dalam memperbaiki tata kelola penyelenggaraan haji dan umroh di Indonesia," pungkasnya. (fik)
Editor : Miftahul Khair