PONTIANAK POST - Nur Muddin warga Desa Suka Maju Kecamatan Mentebah yang sempat terlantar di Jakarta, akhirnya berhasil dipulangkan oleh jajaran Polres Kapuas Hulu. Dia menjadi korban penipuan dan dipertemukan kembali dengan keluarganya.
Kejadian berawal saat Nur Muddin menerima tawaran manis dari rekannya, Supriadi, untuk bekerja sebagai Helper Las di Jakarta. Diiming-imingi gaji besar, membuatnya berangkat bersama rekannya dari Badau menuju Pontianak, melanjutkan perjalanan ke Jakarta menggunakan kapal laut. Sesampainya di Jakarta, nasib berkata lain. Supriadi meminjam Ponsel Nur Muddin dan menghilang tanpa jejak.
Tanpa alat komunikasi, ia terombang-ambing di kota besar. Beruntung, dia berhasil bertahan selama beberapa hari.
Ia memutuskan meminta bantuan ke Polsek Kebayoran Lama dan tinggal di sana hampir satu minggu sambil menunggu kejelasan. Informasi mengenai keterlantaran ini akhirnya sampai ke Polsek Mentebah pada 29 November. Kapolsek Mentebah, Iptu Didik Riyanto berkoordinasi dengan Kades Suka Maju, Sabri, beserta pihak keluarga untuk memastikan identitas korban sebelum proses pemulangan diinisiasi.
“Pemulangan Nur Muddin ini merupakan tindak lanjut perintah Bapak Kapolres Kapuas Hulu, agar kami memfasilitasi sepenuhnya warga yang tertimpa musibah. Tugas kami memastikan ia kembali ke keluarganya dengan selamat,” kata Iptu Didik Riyanto kepada wartawan, Selasa (2/12) malam.
Didik mengatakan, pada Senin (1/12), pihaknya menjalin koordinasi intensif dengan Polsek Kebayoran Lama.
“Nur Muddin diterbangkan menuju Pontianak, lalu melanjutkan perjalanan darat menggunakan taksi menuju Mentebah, semuanya difasilitasi penuh oleh Kapolres Kapuas Hulu,” ujar Kapolsek. (fik)
Editor : Hanif